Equity World | Wall Street Ditutup Turun di Tengah Kekhawatiran Varian Omicron

Equity World | Indeks utama Wall street ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (3/12), dengan Nasdaq memimpin penurunan. Hal ini dipicu oleh ketidakpastian di tengah varian Omicron.

Dikutip dari Reuters, Senin (6/12), Dow Jones Industrial Average turun 59,71 poin atau 0,17 persen menjadi 34.580,08. Sementara S&P 500 kehilangan 38,67 poin atau 0,84 persen menjadi 4.538,43. Nasdaq Composite turun 295,85 poin atau 1,92 persen menjadi 15.085,47.
Setelah dibuka lebih tinggi, Wall Street anjlok selama sisa sesi. Indeks volatilitas yang meningkat menyoroti kecemasan investor.
Laporan Departemen Tenaga Kerja, menjelang pembukaan sesi, menunjukkan pertumbuhan pekerjaan non pertanian naik tak seperti yang diharapkan pada November.
Tingkat pengangguran turun menjadi 4,2 persen, terendah sejak Februari 2020. Secara terpisah, ukuran aktivitas industri jasa AS mencapai rekor tertinggi pada November.
Kedua data tampaknya mempengaruhi ekspektasi investor untuk langkah Fed selanjutnya menuju pengetatan kebijakannya. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan, pada pekan ini bank sentral akan mempertimbangkan penghentian lebih cepat pembelian obligasi atau tapering off, mendorong spekulasi bahwa kenaikan suku bunga juga akan diajukan.

Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram | Equity World

"Tidak cukup dalam laporan pekerjaan untuk menghalangi Fed mempercepat penurunan dan (itu) membuka pintu untuk kenaikan suku bunga yang lebih cepat daripada yang mungkin diantisipasi pasar," kata Steve Sosnick, kepala strategi di Interactive Brokers.
Selain itu, dia menunjukkan kekhawatiran varian Omicron akan menyebar lebih cepat daripada Delta. Jumlah negara yang melaporkan kasus Omicron terus meningkat,
S&P, Dow, dan Nasdaq, semuanya mencatat penurunan selama seminggu. Penurunan S&P sebesar 1,2 persen, menjadi penurunan mingguan kedua berturut-turut. Sementara Nasdaq turun 2,62 persen. Dow turun 0,92 persen dalam penurunan mingguan keempat berturut-turut.
Sektor S&P yang berkinerja lebih baik adalah sektor konsumen yang defensif, ditutup naik 1,4 persen dan utilitas, bertambah 1 persen, diikuti oleh perawatan kesehatan, yang naik 0,25 persen.

Pada akhir sesi, diskresi konsumen turun 1,8 persen, diikuti oleh teknologi, yang turun 1,65 persen. Tesla turun 6 persen, dan Nvidia turun 4 persen. Apple Inc dan Microsoft kehilangan lebih dari 1 persen.
Penurunan pada Dow Jones dipicu sektor industri. DocuSign Inc ditutup turun 42 persen setelah perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal keempat yang suram.
Volume di bursa AS mencapai 13,8 miliar saham berpindah tangan, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 11,52 miliar selama 20 hari terakhir.


This free site is ad-supported. Learn more