Equityworld Futures Jakarta SSC |
Posted: 30 Dec 2021 05:48 PM PST Equityworld Futures | Harga emas dan perak menguat usai pedagang mengambil peluang penurunan harga dan melakukan beberapa bargain hunting. Melansir laman Kitco, Jumat (31/12/2021), harga emas dunia untuk perdagangan Februari naik USD 8,10 menjadi USD 1.813,90 dan perak naik USD 0,222 menjadi USD 23,08 per ounce untuk perdagangan Maret. Pasar saham global sebagian besar menguat. Indeks saham AS sedikit lebih tinggi pada tengah hari, dan berada pada atau mendekati rekor tertingginya. Penghindaran risiko tidak terlalu tajam terlihat pada akhir pekan ini, tetapi juga selera risiko. AS baru saja mencatat jumlah kasus Covid tertinggi yang pernah ada saat varian Omicron masuk. Namun, pasar melihat Covid sebagai hal serius tetapi dapat dikelola, mengingat vaksin dan obat lain untuk memerangi virus sudah ada. Masalah lain yang dipantau para pedagang dan investor termasuk tindakan keras China terhadap demokrasi di Taiwan dan penumpukan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina. Kedua situasi dapat dengan cepat meningkat menjadi krisis geopolitik besar. Prediksi Harga Emas Bank investasi JP Morgan telah memperkirakan harga emas pada kuartal keempat tahun 2022 di posisi USD 1.520 per ounce. Di sisi lain, inflasi dipercaya akan menjadi jauh lebih bermasalah pada 2022 dan Federal Reserve tidak akan dapat berbuat banyak tentang hal itu. Skenario itu akan menjadi berita buruk untuk aset kertas seperti saham dan obligasi, tetapi kabar baik untuk aset keras seperti logam. Selain emas, harga minyak mentah Nymex lebih tinggi dan diperdagangkan sekitar USD 77 per barel. Indeks dolar AS menguat hari ini. Sementara itu, imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun saat ini mencapai 1,529 persen. Angka ini naik signifikan dari awal pekan ini. |
Equityworld Futures | Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi Posted: 29 Dec 2021 05:40 PM PST Equityworld Futures | Saham di kawasan Asia-Pasifik pada perdagangan Kamis pagi (30/12/2021) dibuka bervariasi. Investor mencermati perkembangan varian baru omicron. Nikkei 225 di Jepang turun 0,4% sementara indeks Topix turun 0,42%. Kospi Korea Selatan naik 0,37%. Di Australia, S&P/ASX 200 melayang di atas garis datar. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,13% lebih tinggi. Semalam di Amerika Serikat, S&P 500 naik 0,14% menjadi 4.793,06 — rekor penutupan ke-70 pada tahun 2021. Dow Jones Industrial Average juga ditutup pada rekor, naik 90,42 poin menjadi 36.488,63. Nasdaq Composite tertinggal, tergelincir 0,1% menjadi sekitar 15.766,22. Pergerakan itu terjadi ketika investor terus menilai risiko ekonomi dari varian omicron Covid yang telah berkontribusi pada lonjakan infeksi di tempat-tempat seperti AS dan Inggris. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memperingatkan pada hari Rabu bahwa varian Covid baru dapat muncul selama pandemi yang "sepenuhnya resisten terhadap vaksin saat ini atau infeksi masa lalu." Mata Uang Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 95,929 setelah penurunan baru-baru ini dari di atas 96,3. Yen Jepang diperdagangkan pada 114,95 per dolar, masih lebih lemah dari level di bawah 114,8 yang terlihat terhadap greenback pada awal pekan, Dolar Australia berada di $0,7258 setelah kenaikan baru-baru ini dari bawah $0,724. |
You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar