PT EQUITYWORLD FUTURES

PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.

Kamis, 23 Juni 2022

[New post] Equity World | Wall Street Melambung, Indeks Nasdaq Pimpin Penguatan

Site logo image csequityjakarta posted: " Equity World | Wall Street Melambung, Indeks Nasdaq Pimpin Penguatan Equity World | Bursa saham Amerika Serikat atau wall street menguat pada perdagangan Kamis, 23 Juni 2022 seiring yield obligasi tergelincir dan pasar masih mencermati risiko resesi. " equityworldfuturesssc.wordpress.com

Equity World | Wall Street Melambung, Indeks Nasdaq Pimpin Penguatan

csequityjakarta

Jun 24

Equity World | Wall Street Melambung, Indeks Nasdaq Pimpin Penguatan

Equity World | Bursa saham Amerika Serikat atau wall street menguat pada perdagangan Kamis, 23 Juni 2022 seiring yield obligasi tergelincir dan pasar masih mencermati risiko resesi.

Equity World | Kabar dari Wall Street dan BI Bikin Happy, IHSG Berseri Lagi?

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones melonjak 194,23 poin atau 0,64 persen ke posisi 30.677,36. Indeks S&P 500 bertambah 0,95 persen ke posisi 3.795,73. Indeks Nasdaq naik 1,62 persen ke posisi 11.232,19.

Indeks Nasdaq melampaui rata-rata lainnya seiring pelaku pasar terus memikirkan kemungkinan penurunan ekonomi. Hal ini karena imbal hasil treasury bertenor 10 tahun turun ke level terendah dalam kira-kira dua minggu. Imbal hasil obligasi bergerak berbanding terbalik dengan harga.

"Tindakan pasar yang telah kita lihat hari ini dan kemarin setidaknya di internal menunjukkan pasar menjadi semakin peduli dengan pertumbuhan ekonomi global," ujar Chief Investment Officer Horizon Investments, Scott Ladner dikutip dari laman CNBC, Jumat (24/6/2022).

Adapun saham yang lebih defensif antara lain kebutuhan pokok konsumen, utilitas, real estate, dan saham perawatan kesehatan mendorong kinerja yang lebih baik.

Hal ini dengan masing-masing sektor naik sekitar dua persen. Saham kebutuhan pokok konsumen seperti Clorox naik 6 persen. Perusahaan untuk membangun rumah dongkrak sektor saham consumer siklikal. Saham Lennar dan D.R Horton masing-masing naik 4,5 persen dan 5,2 persen.

Sementara itu, energi mencatat sektor saham dengan kinerja buruk di indeks S&P 500 seiring harga minyak terpukul. Saham Schlumberger turun hampir 6,8 persen. Saham Valero Energy merosot 7,6 persen dan Philips 66 susut sekitar 6,8 persen.

Di sisi lain, saham maskapai merosot karena masalah transporasi. Saham United Airlines turun sekitar 2,5 persen karena mengurangi penerbangan dari Newark sebesar 12 persen. Saham American Airlines turun 0,9 persen setelah hentikan layanan ke empat kota kecil di Amerika Serikat.

Ketua the Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kembali bank sentral berkomitmen kuat untuk menurunkan inflasi. Jerome Powell menyampaikan hal itu saat berbicara tentang kebijakan moneter untuk hari kedua di depan Kongres. Ia juga mencatat resesi adalah kemungkinan. Hal ini ketakutan yang terus membebani wall street.

"Tentu saja, kita akan memasuki resesi. Seberapa parah resesi itu belum terlihat," ujar Presiden NEIRG Wealth Management Nick Giacoumakis.

UBS meningkatkan peluang resesi menjadi 69 persen, menjadi bank investasi terbaru yang melihat peningkatan risiko penurunan. Citigroup dan Goldman Sachs juga meningkatkan harapan risiko resesi pada pekan ini.

"Kami sekarang mengawasi tindak lanjut negatif lebih lanjut, atau apakah kami hanya mencapai puncak lokal dan beberapa momentum pertumbuhan dalam data keras untuk dilanjutkan," tulis UBS.

Di sisi lain, analis JPMorgan yakin ekonomi AS akan menghindari resesi sama sekali dengan pasar saham kembali tertekan pada paruh terakhir tahun ini. Rata-rata indeks utama mencatat kinerja positif dengan indeks Dow Jones naik 2,6 persen. Indeks S&P 500 bertambah 3,3 persen dan indeks Nasdaq menguat 4 persen.

Pada Kamis pekan ini, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat turun 2.000 menjadi 229.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 18 Juni 2022, menunjukkan pasar tenaga kerja tetap ketat.

Sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah tipis pada perdagangan Rabu, 22 Juni 2022. Hal ini seiring pasar berjuang untuk mempertahankan kenaikan dari hari sebelumnya. Selain itu, pelaku pasar juga mempertimbangkan komentar dari ketua the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell yang kembali menegaskan sikap bank sentral untuk meredam inflasi.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow Jones melemah 47,12 poin atau 0,15 persen menjadi 30.483,13. Indeks Dow Jones tergelincir pada jam terakhir perdagangan. Indeks S&P 500 susut 0,13 persen menjadi 3.759,89. Indeks Nasdaq turun terbatas 0,15 persen menjadi 11.053,08.

Kekhawatiran yang berkembang dari resesi di wall street baru-baru ini membebani saham. Pada Rabu, 22 Juni 2022, ketua the Fed Powell mengatakan kepada Kongres kalau bank sentral memiliki "keputusan" untuk menjinakkan inflasi yang telah melonjak ke level tertinggi 40 tahun.

"Kami memahami kesulitan yang disebabkan oleh inflasi yang tinggi. Kami sangat berkomitmen untuk menurunkan inflasi, dan kami bergerak cepat untuk melakukannya," ujat Powell kepada Senat Banking Committee, dikutip dari CNBC, Kamis (23/6/2022).

Powell menambahkan, the Fed akan tetap di jalurnya hingga melihat bukti kuat inflasi sedang turun. Ia juga menuturkan mencapai soft landing untuk ekonomi tanpa resesi telah menjadi jauh lebih menantang.

Comment
Tip icon image You can also reply to this email to leave a comment.

Unsubscribe to no longer receive posts from equityworldfuturesssc.wordpress.com.
Change your email settings at manage subscriptions.

Trouble clicking? Copy and paste this URL into your browser:
https://equityworldfuturesssc.wordpress.com/2022/06/24/equity-world-wall-street-melambung-indeks-nasdaq-pimpin-penguatan/

Powered by WordPress.com
Download on the App Store Get it on Google Play
Diposting oleh EquityWorld Futures Jakarta di 18.33
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Foto saya
EquityWorld Futures Jakarta
Perusahaan pialang berjangka dibawah naungan BAPPEPTI yang bergerak di komoditi emas dan index saham.
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2026 (17)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (12)
  • ►  2025 (210)
    • ►  Desember (19)
    • ►  November (17)
    • ►  Oktober (22)
    • ►  September (23)
    • ►  Agustus (19)
    • ►  Juli (21)
    • ►  Juni (14)
    • ►  Mei (16)
    • ►  April (12)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (15)
    • ►  Januari (14)
  • ►  2024 (134)
    • ►  Desember (17)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (14)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (13)
    • ►  Februari (13)
    • ►  Januari (18)
  • ►  2023 (213)
    • ►  Desember (16)
    • ►  November (23)
    • ►  Oktober (19)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (17)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (21)
    • ►  Mei (24)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (21)
    • ►  Februari (22)
    • ►  Januari (24)
  • ▼  2022 (359)
    • ►  Desember (22)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (30)
    • ►  September (20)
    • ►  Agustus (22)
    • ►  Juli (34)
    • ▼  Juni (34)
      • [New post] Equity World | Wall Street Terpuruk, Do...
      • [New post] Equity World | Wall Street Sudah Ijo Ro...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Emasku Sayang, Emasku Ma...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Harga Emas Anjlok di Ten...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Kekhawatiran Kenaikan Su...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Wall Street Melambung, I...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Pasar Asia Pasifik Dibuk...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Wall Street Melonjak Leb...
      • [New post] Equity World | Wall Street Masih Koreks...
      • [New post] Equity World | Dibayangi Inflasi AS, Wa...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Wall Street Terjun, Nasd...
      • [New post] Equity World | Harga Emas Dunia Berbali...
      • [New post] Equity World | Wall Street Beragam, Ind...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Kacau, Wall Street Anjlo...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Menantikan Data Tiongkok...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Wall Street Anjlok Terse...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Ikutan Wall Street, Burs...
      • [New post] 4962
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Harga Emas Bakal Tertaha...
      • [New post] Equity World | Wall Street Lanjutkan Pe...
      • Equityworld Futures Jakarta SSC
      • [New post] Equity World | Wall Street Melesat, Ind...
    • ►  Mei (33)
    • ►  April (37)
    • ►  Maret (37)
    • ►  Februari (33)
    • ►  Januari (35)
  • ►  2021 (387)
    • ►  Desember (39)
    • ►  November (44)
    • ►  Oktober (39)
    • ►  September (42)
    • ►  Agustus (39)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (43)
    • ►  Mei (29)
    • ►  April (25)
    • ►  Maret (28)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2020 (424)
    • ►  Desember (18)
    • ►  November (36)
    • ►  Oktober (39)
    • ►  September (31)
    • ►  Agustus (40)
    • ►  Juli (38)
    • ►  Juni (40)
    • ►  Mei (33)
    • ►  April (38)
    • ►  Maret (39)
    • ►  Februari (35)
    • ►  Januari (37)
  • ►  2019 (88)
    • ►  Desember (41)
    • ►  November (47)
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.