PT Equity World | Bursa Asia Pasifik diperdagangkan bervariasi pada Kamis pagi (30/9/2021) karena investor merespons rilis data aktivitas pabrik Tiongkok September.
Di Jepang, Nikkei 225 melemah 0,31%, sementara indeks Topix turun 0,4%. Jepang menetapkan perdana menteri baru setelah Fumio Kishida memenangkan pemilihan kepemimpinan partai pemerintahan pada Rabu.
Wall St beragam, S&P 500 dan DOw naik di tengah kekhawatiran inflasi | PT Equity World
Indeks Kospi Korea Selatan naik. Adapun di Australia, S&P/ASX 200 menguat 1,07%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,05% lebih tinggi.
Data yang dirilis Kamis menunjukkan aktivitas pabrik Tiongkok September terkontraksi. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur bulan September berada di 49,6 atau di bawah ekspektasi 50,1 dalam jajak pendapat Reuters.
PMI di bawah 50 menunjukkan kontraksi, sedangkan di atas level tersebut menandakan ekspansi.
Sementara PMI manufaktur Caixin/Markit akan dirilis sekitar pukul 09.45 waktu Hong Kong.
Investor juga akan memantau saham pengembang Tiongkok Evergrande, setelah Reuters melaporkan bahwa beberapa pemegang obligasi tidak menerima pembayaran kupon jatuh tempo pada penutupan jam kerja Asia pada Rabu.
Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average naik tipis 90,73 poin menjadi 34.390,72 sementara S&P 500 naik 0,16% menjadi 4.359,46. Nasdaq Composite turun 0,24% menjadi 14.512,44.
Mata uang dan minyak
Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya berada di 94,302 dari 94.
Yen Jepang diperdagangkan pada 111,88 per dolar, setelah melemah dari 111,6 terhadap greenback kemarin. Dolar Australia diperdagangkan pada US$ 0,7191 setelah jatuh dari atas US$ 0,728 awal pekan ini.
Harga minyak naik di jam perdagangan Asia. Patokan internasional berjangka minyak mentah Brent naik di atas garis datar, pada US$ 78,65 per barel. Sementara minyak mentah berjangka AS menguat 0,24% menjadi US$ 75,01 per barel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar