Senin, 06 September 2021

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equityworld Futures | Bursa Asia cenderung bervariasi di pagi ini (7/9), ini sentimen yang mempengaruhi

Posted: 06 Sep 2021 08:43 PM PDT

Equityworld Futures | Bursa Asia bervariasi pada awal perdagangan hari ini. Selasa (7/9) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 terlihat menguat 0,88% ke 29.919,82. Serupa, indeks Hang Seng naik 0,17% ke 26.207,22. 

Indeks Taiex berhasil menguat 0,27% ke 17.542,96. Sedangkan indeks Kospi malah koreksi 0,56% ke 3.185,46. Dan indeks ASX 200 juga melemah 0,39% ke 7.499.

Indeks Futures Wall Street Menguat | Equityworld Futures

Sementara itu, FTSE Straits Times melemah 0,10% ke 3.097,92 dan FTSE Malay KLCI berhasil menguat 0,09% menjadi 1.583,09.

Pergerakan bursa di kawasan bervariasi karena investor masih menantikan rilis data perdagangan China untuk bulan Agustus 2021. Data perdagangan ini diperkirakan dirilis hari ini pada pukul 11.00 waktu Hong Kong. 

Selain itu, fokus pasar juga tertuju pada keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA). Bank sentral Australia itu akan mengumumkan keputusan terkait suku bunga pada hari ini. 

Di sisi lain, bursa Jepang terlihat perkasa setelah naik dua hari berturut-turut. Salah satu sentimen pendorong adalah prospek lebih banyak stimulus yang telah diminta oleh salah satu pesaing jabatan perdana menteri, Fumio Kishida. 

Dari pasar global, pasar saham Amerika Serikat (AS) libur pada awal pekan ini karena memperingati Hari Buruh.

Equityworld Futures | Waspada, Harga Emas Rawan Longsor!

Posted: 05 Sep 2021 11:56 PM PDT

Equityworld Futures | Harga emas dunia bergerak naik sepanjang pekan lalu. Ke depan, bagaimana prospek harga sang logam mulia?

Sepanjang minggu kemarin, harga emas dunia di pasar spot naik 0,6% secara point-to-point. Harga komoditas in mulai nyaman di atas US$ 1.800/troy ons.

Bursa Saham Asia Bervariasi Setelah Data Tenaga Kerja AS Belum Sesuai Harapan | Equityworld Futures

Pada Senin (6/9/2021), harga emas dunia masih naik. Pada pukul 06"01 WIB, harga di pasar spot tercatat US$ 1.827,96/troy ons. Naik 0,1% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.

Namun sepertinya euforia kenaikan harga emas tidak akan bertahan lama. Soalnya, ada risiko harga bakal 'longsor ' ke bawah US$ 1.800/troy ons.

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas akan cenderung turun. Dia menilai target harga di kisaran US$ 1.788-1.797/troy ons cukup realistis.

"Harga emas memang sedang mengalami proses konsolidasi. Namun proses ini sudah berlangsung terlalu lama, sehingga potensi harga naik menjadi samar-samar," sebut Wang dalam risetnya.

Wang menambahkan, ada dua titik harga yang patut dicermati oleh investor yaitu titik support US$ 1.800/troy ons dan resistance di US$ 1.828/troy ons. 

Jika titik support tertembus, maka risiko koreksi hingga ke US$ 1.773/troy ons menjadi terbuka. Namun kalau titik resistance yang tertembus, maka bersiaplah harga emas bisa mencapai US$ 1.862/troy ons.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar