Equityworld Futures | Wall Street Bangkit Setelah Sempat Anjlok Imbas Debat Sengit Trump dan Zelenskyy
Equityworld Futures | Indeks Wall Street menguat pada perdagangan Jumat (28/2) meskipun sebelumnya sempat anjlok akibat pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih.
Equityworld Futures | Prediksi Harga Emas Awal Maret 2025, Bisa Tembus Segini
Dalam pertemuan tersebut, Trump dan Zelenskyy diskusi sengit mengenai kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dalam perang Rusia-Ukraina.
Indeks S&P 500 naik 1,59% dan mengakhiri sesi di 5.954,50 poin. Nasdaq tumbuh 1,63% menjadi 18.847,28 poin, dan Dow Jones Industrial Average terapresiasi 1,39% menjadi 43.840,91 poin.
Volume yang diperdagangkan cukup besar, yakni sebanyak 17,5 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 15,4 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.
Menurut Kepala Eksekutif 50 Park Investments di New York, Adam Sarhan, pasar sempat anjlok akibat perdebatan sengit dalam pertemuan tersebut hingga memicu kekhawatiran investor. Namun, setelah situasi lebih mereda, kata Sarhan, indeks akhirnya berbalik menguat.
"Itu sebabnya pasar sempat melemah, tetapi kemudian kembali stabil setelah investor lebih tenang," ucap Sarhan dikutip Reuters, Senin (3/3).
Di samping itu, berdasarkan data terbaru, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS dalam 12 bulan terakhir turun menjadi 2,5% pada Januari dari 2,6% di Desember. Sementara PCE inti—indikator inflasi yang lebih disukai Bank Sentral AS, Federal Reserve—turun menjadi 2,6% dari revisi sebelumnya 2,9%. Angka tersebut masih berada di atas target inflasi The Fed sebesar 2%, tetapi sesuai dengan perkiraan para ekonom.
Kepala Ekonom Pasar di Spartan Capital Securities, Peter Cardillo, mengatakan kekhawatiran terhadap kenaikan tarif telah mendorong penguatan dolar. Akan tetapi, hal itu juga menimbulkan kecemasan mengenai dampaknya terhadap ekonomi AS.
Ia juga menilau laporan itu menunjukkan bahwa inflasi masih bertahan. Artinya, The Fed kemungkinan akan tetap menahan suku bunga.
"Namun, mereka menghadapi dilema karena data ekonomi terbaru menunjukkan tanda-tanda perlambatan," ucap Cardillo.
Demo Ewf
Demo Equityworld
Tidak ada komentar:
Posting Komentar