Kamis, 24 Juni 2021

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


PT Equity World | Biden Siap Gelontorkan Duit Rp 17.354 T, Harga Emas Longsor

Posted: 24 Jun 2021 08:22 PM PDT

 PT Equity World | Biden Siap Gelontorkan Duit Rp 17.354 T, Harga Emas Longsor

PT Equity World | Harga emas dunia masih menjalani tren koreksi. Dalam sebulan terakhir, harga sudah ambles lebih dari 6%.

Pada Jumat (25/6/2017) 07:13 WIB, harga emas di pasar spot tercatat US$ 1.772,99/troy ons. Turun 0,12% dari hari sebelumnya.

Sang logam mulia memang sedang merana. Dalam sebulan ke belakang, harga komoditas ini rontok 6,42%.



Harga emas bergerak tipis karena isyarat beragam dari pejabat The Fed | PT Equity World





Emas sebagai instrumen aman (safe haven) jadi kurang menarik saat pasar bergairah. Ya, kini investor sedang bersemangat memburu aset-aset berisiko karena situasi tengah kondusif.

Ini terlihat di bursa saham New York. Dini hari tadi waktu Indoneisa, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) melesat 1,04%, S&P 500 menguat 0,66%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,72%. S&P 500 dan Nasdaq menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah.


PT Equity World | Balik Arah, Bursa Saham Inggris Tergerus 0,23%

Posted: 23 Jun 2021 08:10 PM PDT

 PT Equity World | Balik Arah, Bursa Saham Inggris Tergerus 0,23%

PT Equity World | Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), berbalik melemah dari keuntungan dua hari berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 0,23 persen atau 15,95 poin, menjadi 7.074,06.
 
Mengutip Antara, Kamis, 24 Juni 2021, indeks FTSE 100 bertambah 0,39 persen atau 27,72 poin menjadi 7.090,01 poin pada Selasa, 22 Juni, setelah menguat 0,64 persen atau 44,82 poin menjadi 7.062,29 poin pada Senin, 21 Juni, dan anjlok 1,90 persen atau 135,96 poin menjadi 7.017,47 poin pada Jumat, 18 Juni.
 
Melrose Industries, perusahaan berbasis di London yang mengkhususkan diri dalam membeli dan meningkatkan bisnis berkinerja buruk, mengalami kerugian paling banyak di antara saham-saham unggulan dengan harga sahamnya terpuruk 2,65 persen.

Diikuti oleh saham induk perusahaan penyedia jasa asuransi jiwa dan dana pensiun Phoenix Group Holdings yang kehilangan 2,54 persen, serta perusahaan jasa penyelenggara acara dan penerbitan multinasional Inggris Informa merosot 2,50 persen.
 
Sementara itu, JD Sports Fashion, perusahaan ritel pakaian olahraga, melonjak 1,83 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan.


Harga Emas Naik Didukung Pernyataan Jerome Powell | PT Equity World


 
Disusul oleh saham B perusahaan minyak dan gas multinasional Royal Dutch Shell PLC (RDSB) serta saham A perusahaan minyak dan gas multinasional Royal Dutch Shell PLC (RDSA), yang masing-masing meningkat 1,54 persen dan 1,38 persen.
 
Di sisi lain, Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan Nasdaq naik ke rekor penutupan tertinggi didorong oleh reli di Tesla Inc. Sementara S&P 500 merosot, sekalipun investor menyambut data yang menunjukkan rekor puncak aktivitas pabrik AS pada Juni.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 71,34 poin atau 0,21 persen menjadi 33.874,24 poin. Indeks S&P 500 berkurang 4,60 poin atau 0,11 persen, menjadi 4.241,84 poin. Indeks Komposit Nasdaq terangkat 18,46 poin atau 0,13 persen, menjadi 14.271,73 poin.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor utilitas merosot 1,05 persen, memimpin kerugian. Sementara itu, sektor consumer discretionary menguat 0,63 persen, menjadikannya kelompok dengan kinerja terbaik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar