PT EQUITYWORLD FUTURES

PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.

Senin, 12 Desember 2022

[New post] Equity World | Investor Menanti Rilis Data Inflasi, Wall Street Dibuka Cerah

Site logo image csequityjakarta posted: " Equity World | Investor Menanti Rilis Data Inflasi, Wall Street Dibuka Cerah Equity World | Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka cenderung menguat pada perdagangan Senin (12/12/2022), di tengah sikap investor yang menanti rilis data in" equityworldfuturesssc.wordpress.com

Equity World | Investor Menanti Rilis Data Inflasi, Wall Street Dibuka Cerah

csequityjakarta

Dec 13

Equity World | Investor Menanti Rilis Data Inflasi, Wall Street Dibuka Cerah

Equity World | Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka cenderung menguat pada perdagangan Senin (12/12/2022), di tengah sikap investor yang menanti rilis data inflasi periode November 2022 dan kebijakan suku bunga terbaru bank sentral AS.

Equity World | Menunggu Keputusan The Fed, Harga Emas Terjun Bebas

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dibuka menguat 0,36% ke posisi 33.597,398, S&P 500 terapresiasi 0,2% ke 3.942,16 dan Nasdaq Composite naik tipis 0,07% menjadi 11.012,7.

Cenderung menghijaunya Wall Street pada awal pekan ini di tengah sikap investor yang akan menanti rilis data inflasi pada pekan ini. Inflasi di tingkat konsumen (indeks harga konsumen/IHK) akan dirilis pada Selasa waktu setempat.

Konsensus pasar dalam polling Trading Economics memperkirakan IHK akan kembali melandai sedikit menjadi 7,3% (yoy) dan turun menjadi 0,3% (mtm). Sedangkan IHK inti juga akan melandai menjadi 6,1%.

Sebelumnya pada Oktober lalu, IHK AS dilaporkan melandai ke 7,7% (yoy) dibandingkan September (8,2%). Tetapi, IHK Oktober lalu masih jauh di atas target The Fed yakni 2%.

Inflasi akan menjadi pertimbangan utama bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) dalam menentukan kebijakan moneternya. Sehingga, perilisan IHK kali ini kembali akan dipantau secara ketat oleh The Fed.

Pasar juga akan memantaunya dengan ketat dari data IHK bulan lalu dan sekaligus untuk membuktikan bahwa The Fed memang benar-benar ingin mengurangi laju kenaikan suku bunga acuannya.

Setelah perilisan data IHK Negeri Paman Sam pada bulan lalu, pada Rabu siang waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia, The Fed akan mengumumkan rapat kebijakan moneter terbarunya.

Konsensus pelaku pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bp) atau lebih rendah dari sebelumnya yang mencapai 75 bp. Namun, perkiraan ini tentunya akan melihat terlebih dahulu data inflasi per bulan lalu.

The Fed sudah menaikkan suku bunga acuan secara agresif sebesar 375 bp sepanjang tahun ini menjadi 3,75-4,0%.

Selain itu, proyeksi ekonomi terbaru The Fed dan konferensi pers Ketua Jerome Powell juga akan ditunggu oleh pasar, di mana hal ini dapat menjadi sinyal utama untuk apa yang ingin dilakukan The Fed dalam beberapa bulan mendatang.

"Kondisi keuangan telah mereda secara dramatis sejak pembacaan IHK Oktober dirilis bulan lalu, sehingga The Fed kemungkinan akan menggunakan pertemuan FOMC Desember untuk mengembalikannya," kata Cliff Hodge, kepala investasi Cornerstone Wealth, dikutip dari CNBC International.

"Kami pikir pasar terlalu optimis pada suku bunga setelah kuartal pertama dan kami memperkirakan Powell akan mengambil nada yang lebih hawkish dan titik-titik tersebut menunjukkan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama daripada yang saat ini dihargai oleh pasar," tambah Hodge.

Di lain sisi, Menteri Keuangan AS, Janet Yellen memperkirakan adanya penurunan inflasi yang substansial pada akhir tahun depan, asalkan tidak ada "kejutan yang tidak terduga".

Yellen, berbicara dalam sebuah wawancara di "60 Menit" CBS, mendasarkan optimismenya pada penurunan biaya pengiriman dan harga bahan bakar.

Dia memperingatkan, bagaimanapun, bahwa risiko resesi tetap ada dan ekonomi masih rentan terhadap guncangan. Namun dia mengatakan hal ini dapat ditahan oleh sistem perbankan yang "sangat sehat" serta sektor bisnis dan rumah tangga yang positif.

"Ada risiko resesi. Tapi tentu saja, dalam pandangan saya, itu bukan sesuatu yang diperlukan untuk menurunkan inflasi," kata Yellen, dikutip dari CNBC International.

Comment
Tip icon image You can also reply to this email to leave a comment.

Unsubscribe to no longer receive posts from equityworldfuturesssc.wordpress.com.
Change your email settings at manage subscriptions.

Trouble clicking? Copy and paste this URL into your browser:
https://equityworldfuturesssc.wordpress.com/2022/12/13/equity-world-investor-menanti-rilis-data-inflasi-wall-street-dibuka-cerah/

Powered by WordPress.com
Download on the App Store Get it on Google Play
Diposting oleh EquityWorld Futures Jakarta di 17.27
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Foto saya
EquityWorld Futures Jakarta
Perusahaan pialang berjangka dibawah naungan BAPPEPTI yang bergerak di komoditi emas dan index saham.
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2026 (17)
    • ►  Februari (5)
    • ►  Januari (12)
  • ►  2025 (210)
    • ►  Desember (19)
    • ►  November (17)
    • ►  Oktober (22)
    • ►  September (23)
    • ►  Agustus (19)
    • ►  Juli (21)
    • ►  Juni (14)
    • ►  Mei (16)
    • ►  April (12)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (15)
    • ►  Januari (14)
  • ►  2024 (134)
    • ►  Desember (17)
    • ►  November (14)
    • ►  Oktober (14)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (12)
    • ►  Juli (10)
    • ►  Juni (14)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (13)
    • ►  Februari (13)
    • ►  Januari (18)
  • ►  2023 (213)
    • ►  Desember (16)
    • ►  November (23)
    • ►  Oktober (19)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (17)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (21)
    • ►  Mei (24)
    • ►  April (15)
    • ►  Maret (21)
    • ►  Februari (22)
    • ►  Januari (24)
  • ▼  2022 (359)
    • ▼  Desember (22)
      • [New post] Equity World | Sambut Pergantian Tahun,...
      • [New post] Equity World | Pasar Saham Asia-Pasifik...
      • [New post] Equity World | Investor Menimbang Prosp...
      • [New post] Equity World | Meski Minim Sentimen, Bu...
      • [New post] Equity World | Hore, IHSG Dibuka Mengua...
      • [New post] Equity World | Harga Emas Dunia Hari In...
      • [New post] Equity World | Wall Street Ditutup Mele...
      • [New post] Equity World | Harga Emas Spot Ditutup ...
      • [New post] Equity World | Bursa Asia Beragam Jelan...
      • [New post] Equity World | Bursa Asia Bergejolak di...
      • [New post] Equity World | Saham Asia Pasifik Dibuk...
      • [New post] Equity World | Wall Street Tertekan Usa...
      • [New post] Equity World | Cuan… Cuan… Cuan! Harga ...
      • [New post] Equity World | Investor Menanti Rilis D...
      • [New post] Equity World | Pekan Penentuan! Harga E...
      • [New post] Equity World | Harga Emas Naik Jelang R...
      • [New post] Equity World | Naik Lagi, Harga Emas Me...
      • [New post] Equity World | Usai Terjun Bebas, Harga...
      • [New post] Equity World | Data Ekonomi AS yang Leb...
      • [New post] Equity World | Investor Harap-Harap Cem...
      • [New post] Equity World | Aksi Borong Emas Dimulai...
      • [New post] Equity World | Salip Jepang! Negara Asi...
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (30)
    • ►  September (20)
    • ►  Agustus (22)
    • ►  Juli (34)
    • ►  Juni (34)
    • ►  Mei (33)
    • ►  April (37)
    • ►  Maret (37)
    • ►  Februari (33)
    • ►  Januari (35)
  • ►  2021 (387)
    • ►  Desember (39)
    • ►  November (44)
    • ►  Oktober (39)
    • ►  September (42)
    • ►  Agustus (39)
    • ►  Juli (36)
    • ►  Juni (43)
    • ►  Mei (29)
    • ►  April (25)
    • ►  Maret (28)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2020 (424)
    • ►  Desember (18)
    • ►  November (36)
    • ►  Oktober (39)
    • ►  September (31)
    • ►  Agustus (40)
    • ►  Juli (38)
    • ►  Juni (40)
    • ►  Mei (33)
    • ►  April (38)
    • ►  Maret (39)
    • ►  Februari (35)
    • ►  Januari (37)
  • ►  2019 (88)
    • ►  Desember (41)
    • ►  November (47)
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.