csequityjakarta posted: " PT Equityworld | Tiga indeks utama Wall Street merekah pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB), meskipun bursa saham Amerika Serikat (AS) tersebut tampak berfluktuasi. Mengutip Antara, Rabu, 2 Februari 2022, indeks Dow Jones Indus"
|
PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.
Selasa, 01 Februari 2022
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| Equityworld Futures | IHSG diperkirakan menguat, ditopang sinyal positif dari Wall Street Posted: 30 Jan 2022 07:45 PM PST Equityworld Futures | Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan diperkirakan menguat mendapat arahan positif dari indeks saham di Wall Street. IHSG dibuka menguat 11,2 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.656,71. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,54 poin atau 0,27 persen ke posisi 952,31. "IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak menguat melanjutkan reli pada penutupan pekan kemarin," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Alwin Rusli dalam kajiannya di Jakarta, Senin. IHSG berhasil ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan lalu di level 6645.51. Minimnya sentimen dari dalam negeri membuat IHSG mengalami penguatan terbatas di tengah rilis laporan keuangan saham perbankan sepanjang 2021 yang dinilai memuaskan dan menjadi penggerak IHSG. Masih dari dalam negeri, kenaikan harga komoditas CPO yang dapat menguntungkan untuk emiten CPO dan adanya insentif dari pemerintah untuk harga minyak ritel akan menjadi katalis positif bagi IHSG. Selain itu data dari dalam negeri yang lebih stabil seperti defisit fiskal dan utang Indonesia juga menjadi sentimen positif. Defisit fiskal Indonesia relatif terkendali dibanding negara lain sepanjang 2020 sampai 2021 yaitu defisit 10,8 persen, lebih rendah dibandingkan Myanmar 11,1 persen, Thailand 11,6 persen, Filipina 13,4 persen, Arab Saudi 14,4 persen, China 18,7 persen, Afrika Selatan 19,3 persen, Brasil 19,5 persen dan India 24 persen. Defisit yang meningkat tentu akan turut meningkatkan utang, namun Indonesia masih tergolong terkendali dibanding beberapa negara berkembang lainnya. Dari 2020 ke 2021, utang Indonesia naik 10,8 persen sedangkan Thailand 17 persen, Filipina 22 persen, Afrika Selatan 12 persen, China 11,8 persen, Malaysia 13,6 persen. Bursa AS pada akhir pekan lalu ditutup kompak di zona hijau. Bursa AS mengalami gejolak atau volatilitas yang cukup tinggi terkait kebijakan siklus suku bunga yang tinggi. Investor mencoba untuk menyesuaikan diri di tengah rilis data ekonomi yang kurang memuaskan yang menunjukkan penurunan belanja konsumen. Dari Asia, pelaku pasar masih menunggu rilis data keyakinan konsumen Jepang pada Januari yang diperkirakan akan mengalami ekspansi 39,5 persen. Sementara dari China, rilis data ekonomi kurang memuaskan yaitu Caixin Manufacturing PMI pada Januari yang mengalami level terendahnya selama 23 bulan terakhir yaitu 49,1. IHSG hari ini diprediksi akan bergerak pada rentang 6.590 hingga 6.700. Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 767,34 poin atau 2,93 persen ke 26.937,64, Indeks Hang Seng naik 122,21 poin atau 0,52 persen ke 23.672,29, dan Indeks Straits Times meningkat 17,17 atau 0,53 persen ke 3.263,5. |
| PT Equityworld | Harga Emas Anjlok Nih, Tapi Ada Harapan Naik Lagi! Posted: 30 Jan 2022 05:58 PM PST PT Equityworld | Harga emas dunia bergerak turun pada perdagangan pagi ini. Ke depan, seperti apakah nasib harga sang logam mulia? Pada Senin (31/1/2022) pukul 06:38 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.789,52/troy ons. Turun tipis 0,1% dari posisi perdagangan akhir pekan lalu. Harga emas belum bisa lepas dari tren koreksi. Jika hari minus lagi, maka harga emas akan turun selama empat hari beruntun. Pada 25-26 Januari 2022, harga emas anjlok lebih dari 2%. Ke depan, sepertinya prospek harga emas tidak terlalu baik. Sebab, harga aset ini sudah menembus titik support. Wang Tao, Analis Teknikal Reuters, menilai titik support harga emas ada di US$ 1.792/troy ons. Penembusan ke bawah ini akan membuat harga jauh ke US$ 1.777/troy ons. "Harga emas ternyata turun ke bawah jalur pendakian. Target terdekat ada di US$ 1.753/troy ons, meski mash butuh pemantauan lebih lanjut," sebut Wang dalam risetnya. Meski begitu, Wang masih meyakini bahwa harapan kenaikan harga emas tetap terbuka. Bukan tidak mungkin harga bisa bangkit dan menuju ke US$ 1.803/troy ons, "Kebangkitan akan menjadi bukti bahwa pergerakan ke bawah jalur pendakian palsu belaka. Ketika ini terjadi, maka target bullish ada di US$ 1.815-1.830/troy ons," tegas Wang. Wang memperkirakan nantinya harga emas terlebih dulu akan stabil di sekitar US$ 1.781/troy ons. Setelah itu, ada peluang harga bakal naik lagi. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Minggu, 30 Januari 2022
[New post] Equityworld Futures | Harga Emas Makin Merosot, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Jadi Biang Keroknya
csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Harga emas dunia memperpanjang penurunan pada perdagangan akhir pekan lalu dan menuju arah posisi mingguan terburuk sejak November tahun lalu. Meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS mendorong dolar ke level tertinggi mult"
|
[New post] PT Equityworld | Rekomendasi Harian Indeks Hang Seng 31 Januari 2022
csequityjakarta posted: " PT Equityworld | Indeks Hang Seng perdagangan akhir pekan lalu ditutup turun 56,92 poin atau 1,08% menjadi 23.550,08 dan secara mingguan anjlok 5% lebih. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,98% men"
|
Kamis, 27 Januari 2022
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| Equityworld Futures | Kamis Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Fluktuatif Posted: 26 Jan 2022 05:29 PM PST Equityworld Futures | Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik pada Kamis pagi (27/1/2022) bergerak fluktuatif. Investor mencerna pembaruan semalam dari Federal Reserve AS yang mengindikasikan rencana bank sentral untuk menaikkan suku bunga segera pada bulan Maret. Di Jepang, Nikkei 225 tergelincir 0,16% di awal perdagangan sementara Topix sedikit lebih tinggi 0,07%. Saham Korea Selatan turun karena benchmark Kospi turun 0,78%. Samsung Electronics melaporkan lonjakan laba operasi 53% pada kuartal keempat tahun 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi turun 12% dari tiga bulan sebelumnya. Saham Australia dengan ASX 200 turun 0,21%. Sesi Kamis di Asia-Pasifik mengikuti penurunan semalam di Wall Street di mana Dow Jones Industrial Average mengakhiri hari turun 129 poin, setelah naik lebih dari 500 poin pada satu titik, mengikuti pembaruan Fed. Harga minyak naik 2% semalam, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent mencapai $90 pada hari Rabu untuk pertama kalinya sejak 2014. Pasar Taiwan ditutup untuk liburan pada hari Kamis. Pertemuan Fed Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengatakan kenaikan seperempat poin persentase ke suku bunga acuan jangka pendek kemungkinan akan datang - itu akan menjadi kenaikan pertama The Fed sejak Desember 2018. Ketua Fed Jerome Powell mengindikasikan pada konferensi pers bahwa bank sentral AS memiliki "cukup banyak ruang untuk menaikkan suku bunga tanpa mengancam pasar tenaga kerja." Inflasi di Amerika Serikat berjalan pada level terpanas dalam hampir 40 tahun. Pasca-pertemuan, The Fed tidak memberikan waktu spesifik kapan kenaikan itu akan datang, indikasi menunjukkan itu bisa terjadi segera setelah pertemuan Maret. Rata-rata pasar saham utama AS membalikkan kenaikan setelah komentar Powell. Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,4% pada hari Rabu di 34.168,09. Itu naik lebih dari 500 poin sebelum pembaruan Fed. S&P 500 turun 0,2% menjadi 4.349,93, sedangkan Nasdaq Composite mengakhiri sesi hampir datar di 13.542,12, didukung oleh kenaikan pasca-laba Microsoft. Minyak Minyak mentah berjangka Brent naik lebih dari 2% pada satu titik pada hari Rabu, mencapai tertinggi $90,47 per barel untuk pertama kalinya sejak Oktober 2014 . Kontrak kemudian ditarik kembali sebelum menetap di $89,96 per barel. Pergerakan harga terjadi karena ketegangan antara Rusia dan Ukraina terus meningkat, dan kekhawatiran akan serangan terhadap negara Eropa Timur tetap ada. Minyak mentah berjangka AS juga naik lebih dari 2% menjadi menetap di $87,35 per barel setelah mencapai tertinggi $87,95 selama sesi tersebut. Pada Kamis pagi di Asia, minyak mentah AS turun 0,14% menjadi diperdagangkan pada $87,23 per barel. Sementara itu, emas spot turun setelah komentar terbaru The Fed, jatuh sebanyak 1,8% ke level terendah dalam seminggu di $1,815,06, menurut Reuters. Terakhir diperdagangkan pada $1.818 di Asia pada hari Kamis. Mata Uang Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir diperdagangkan di 95,948. Dalam mata uang lain, yen Jepang diperdagangkan pada 114,75 per dolar, sedangkan dolar Australia berada di $0,7111. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |