Senin, 06 Desember 2021

[New post] PT Equityworld | Harga Emas Melemah karena Selera Risiko Investor Naik

csequityjakarta posted: " PT Equityworld | Harga emas bergerak melemah pada perdagangan Senin (Selasa pagi waktu Jakarta). Sentimen penggerak harga emas adalah kenaikan selera risiko investor dan penguatan dolar AS. Namun penurunan harga emas tersebut sedikit tertahan karena k"

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equity World | Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram

Posted: 05 Dec 2021 07:06 PM PST

 Equity World | Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram

Equity World | Harga emas batangan PT Aneka Tambang ( Antam ) pada perdagangan hari ini, Senin (6/12/2021), terpantau bertengger di angka Rp932.000 per gram. Harga itu sama dengan harga penutupan pada akhir pekan lalu (4/12/2021).

Sama halnya dengan buyback atau harga yang didapat jika pemegang emas ingin menjual emas batangannya masih dibanderol Rp826.000 per gram.

Mengutip dari laman logammulia.com, cetakan emas terkecil, yakni 0,5 gram berada di level Rp516.000. Sedangkan, untuk satuan 5 gram dihargai Rp4.435.000, dan 10 gram Rp8.815.000.

Lebih lanjut, untuk harga emas 50 gram dijual sebesar Rp43.745.000. Sementara untuk ukuran emas terbesar, yakni 500 gram dan 1.000 gram masing-masing dibanderol Rp436.320.000 dan Rp872.600.000.


Varian Omicron Bikin Untung Pergerakan Emas Dunia, Ini Kata Analis | Equity World




Sekedar informasi, harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sesuai PMK No. 34/PMK 10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45%, sertakan NPWP setiap kali transaksi.

Berikut rincian harga pecahan emas batangan Antam:

Emas 0,5 gram: Rp516.000
Emas 1 gram: Rp932.000
Emas 2 gram: Rp1.804.000
Emas 3 gram: Rp2.681.000
Emas 5 gram: Rp4.435.000
Emas 10 gram: Rp8.815.000
Emas 25 gram: Rp21.912.000
Emas 50 gram: Rp43.745.000
Emas 100 gram: Rp87.412.000
Emas 250 gram: Rp218.265.000
Emas 500 gram: Rp436.320.000
Emas 1.000 gram: Rp872.600.000


Minggu, 05 Desember 2021

[New post] Equity World | Wall Street Ditutup Turun di Tengah Kekhawatiran Varian Omicron

csequityjakarta posted: " Equity World | Wall Street Ditutup Turun di Tengah Kekhawatiran Varian Omicron Equity World | Indeks utama Wall street ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (3/12), dengan Nasdaq memimpin penurunan. Hal ini dipicu oleh ketidakpastian di tengah v"

Jumat, 03 Desember 2021

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equityworld Futures | Berharap Harga Emas Naik? Berat, Gan

Posted: 02 Dec 2021 05:15 PM PST

Equityworld Futures | Harga emas cenderung mendatar pada perdagangan pagi hari ini. Ke depan, bagaimanakah prospek harga sang logam mulia?

Pada Jumat (3/12/2021) pukul 06:59 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.768,81/troy ons. Naik tipis hampir flat 0,01% dibandingkan hari sebelumnya.

Bursa Asia beragam Jumat (3/12) pagi, investor pantau varian Covid-19 Omicron | Equityworld Futures

Kenaikan ini belum cukup untuk membuat tren harga emas berbalik, masih bearish. Dalam sepekan terakhir, harga komoditas ini terpangkas 1,08% secara point-to-point.

Sayangnya, ke depan harga emas sepertinya masih mungkin turun lagi. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas akan menguji target US$1.758/troy ons. Pasalnya, harga sudah menembus titik support US$ 1.780/troy ons sehingga tren kenaikan terputus.

"Dalam beberapa hari ke depan, harga emas bakal bergerak menuju target itu," tulis Wang dalam risetnya.

Selanjutnya, tambah Wang, harga emas bisa turun lagi menuju US$ 1.720/troy ons. Saat ini harga emas sedang menunggangi gelombang C, yang dalam kekuatan penuh bisa membuatnya turun sampai US$ 1.632/troy ons.

Kamis, 02 Desember 2021

[New post] Equityworld Futures | Wall Street rebound dari aksi jual Omicron, Dow Jones naik lebih 600 poin

csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Wall Street rebound pada perdagangan hari Kamis (2/12). Memulihkan kekuatan yang hilang selama sesi sebelumnya baru-baru ini karena para pelaku pasar melakukan tawar-menawar sambil mencerna dampak dari pergeseran pandemi. Melansi"

Rabu, 01 Desember 2021

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equityworld Futures | Wall Street Tertekan Setelah CDC Temukan Varian Omicron di AS

Posted: 01 Dec 2021 05:15 PM PST

Equityworld Futures | Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah pada perdagangan Rabu, 1 Desember 2021. Wall street tertekan setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengkonfirmasi kasus pertama omicron di AS.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks Dow  Jones turun 461,68 poin menjadi 34.022,04. Sebelumnya indeks Dow Jones sempat naik lebih dari 520 poin. Indeks S&P 500 merosot hampir 1,2 persen ke posisi 4.513,04. Indeks Nasdaq tergelincir 1,8 persen menjadi 15.254,05 setelah naik 1,8 persen pada awal sesi perdagangan.

Wall Street berubah menjadi merah saat Omicron mencapai AS, Dow jatuh 460 poin | Equityworld Futures

Pergerakan wall street pada Rabu pekan ini melanjutkan rentetan volatilitas dari empat sesi terakhir karena munculnya ancaman omicron. Demikian dilansir dari CNBC, Kamis (2/12/2021).

Pembalikan saham terjadi setelah CDC melaporkan kasus pertama varian baru COVID-19 omicron di California, AS. Omicron pertama kali terdeteksi pekan lalu di Afrika Selatan telah dilaporkan setidaknya di 23 negara, menurut World Health Organization (WHO).

Saham perjalanan mencatat performa yang buruk seiring kasus pertama di AS. Saham American Airlines turun hampir 8 persen, Delta Air Lines tergelincir 7,3 persen, dan United Airlines susut 7,5 persen. Saham Boieng merosot 4,8 persen.

Sementara itu, saham Norwegian Cruise Line Holdings dan Karnaval masing-masing merosot 8,8 persen dan 7 persen. Saham Wynn Resorts turun 6,1 persen dan Hilton Worldwide merosot 3,8 persen.

Saham ritel juga terpukul pada Rabu pekan ini. Saham Nordstrom melemah 5,3 persen. Saham Kohl tergelincir 5,6 persen. Saham Best Buy dan Macy masing-masing turun 4,3 persen dan 4,6 persen. Indeks Russell 2000 merosot 2,3 persen.

"Rasanya seolah-olah pasar bertanya-tanya kapan, bukan apakah akan ada varian baru di negara kita," ujar National Securities Chief Market Strategist Art Hogan.

Namun, dia belum khawatir tentang dampak pasar dari omicron. "Saya pikir kita berada di tempat sekarang di mana kita memahami ada dampak yang berkurang dengan gelombang baru dan varian baru dengan virus ini," ujar Hogan.