PT Equityworld | Pernyataan Yellen dan Pelantikan Biden Kembalikan Kilau Harga Emas

PT Equityworld | Harga emas berbalik menguat menyusul pernyataan Calon Menteri Keuangan Janet Yellen terkait dolar AS. Rebound harga emas juga didukung oleh sentimen paket stimulus jumbo dan prospek perdagangan AS dibawah Presiden Terpilih Joe Biden.

Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (20/1/2021) sore WIB, harga emas di pasar Spot terpantau naik hingga 0,76 persen level US$1.854,27 per troy ounce. Sementara itu, harga emas berjangka Comex juga terpantau naik hingga12,5 poin atau 0,68 persen ke posisi US$1.849,60 per troy ounce.

Salah satu katalis kenaikan harga emas adalah pernyataan calon menteri keuangan Janet Yellen, yang menegaskan bahwa dirinya tidak menargetkan level tertentu untuk nilai tukar dolar terhadap mata uang lain. Yellen diperkirakan akan resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan AS baru pada Kamis pekan ini.

Dia memaparkan, dirinya percaya bahwa tujuan AS untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan menaikkan gaji serta stabilitas pasar keuangan dapat menjadi contoh baik bagi negara. Komitmen ini sangat positif tidak hanya bagi AS tetapi juga bagi mitra AS.

Dolar AS Melemah, Harga Emas Menguat Bersama Pasar Saham | PT Equityworld

"Nilai tukar AS dengan mata uang lain harus ditentukan oleh pasar. Pasar akan merefleksikan variasi kinerja ekonomi, secara general memfasilitasi penilaian terhadap ekonomi global," kata Yellen di hadapan Komite Keuangan Senat.

Yellen melanjutkan, AS tidak akan menyasar nilai tukar yang lebih rendah. Pasalnya, tindakan ini akan mematikan manfaat kompetitif. Yellen menilai AS harus menentang tindakan dari negara lain yang melakukan hal ini.

Hal tersebut bertolak belakang dengan kebijakan Menteri Keuangan Steven Mnuchin. Dalam sejumlah kesempatan, Mnuchin menyatakan dirinya lebih memilih pelemahan nilai dolar AS untuk mendapatkan keunggulan dalam perdagangan global.

Pada kesempatan yang sama, Yellen juga berjanji jika dia bekerja untuk presiden terpilih, dirinya akan menentang tindakan intervensi mata yang dimaksudkan untuk mencari keuntungan dalam hal perdagangan dan lainnya.

Lebih lanjut, Yellen juga mengatakan pembelanjaan besar-besaran perlu dilakukan oleh pemerintahan negara bagian guna melawan dampak negatif pandemi virus corona. Ia juga meyakinkan Senat bahwa lonjakan kenaikan utang ditengah tren suku bunga rendah tidak akan berdampak signifikan terhadap AS.


This free site is ad-supported. Learn more