csequityjakarta posted: " Equity World | Wall Street kompak menguat pada akhir perdagangan Selasa (11/1) dengan Nasdaq memimpin kenaikan karena investor tampak lega karena tidak ada kejutan besar dalam testimoni Gubernur The Fed Jerome Powell kepada Kongres. Indeks Dow Jones I"
|
PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.
Selasa, 11 Januari 2022
Senin, 10 Januari 2022
[New post] Equity World | Selasa Pagi, Saham Asia Pasifik Dibuka Bervariasi
csequityjakarta posted: " Equity World | Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik pada Selasa pagi (11/1/2022) dibuka bervariasi dengan mayoritas terkoreksi. Investor tetap khawatir tentang inflasi serta kemungkinan pengetatan kebijakan dari bank sentral seperti Federal Reserve AS. "
|
Minggu, 09 Januari 2022
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| Equity World | Bursa Asia Mixed pada Perdagangan Senin (10/1) Pagi, Mayoritas Indeks Melemah Posted: 09 Jan 2022 11:31 PM PST Equity World | Bursa Asia bergerak variasi pada perdagangan Senin (10/1) pagi, dengan mayoritas indeks melemah. Investor bersiap untuk volatilitas pasar obligasi dan menilai pukulan ekonomi dari varian Omicron yang menyebar dengan cepat. Pukul 08.26 WIB, indeks Hang Seng naik 30,52 poin atau 0,13% ke 23.523,90, Taiex turun 110,91 poin atau 0,61% le 18.048,92, Kospi turun 39,92 poin atau 1,37% ke 2.914,41, ASX 200 turun 6,05 poin atau 0,08% ke 7.447,30, Straits Times naik 23,82 poin atau 0,73% ke 3.229,05 dan FTSE Malaysia turun 0,29 poin atau 0,02% ke 1.542,62. Mengutip Bloomberg, imbal hasil Treasury naik secara menyeluruh pekan lalu dalam aksi jual yang dipicu oleh risalah Federal Reserve yang mengisyaratkan untuk memulai kenaikan suku bunga lebih cepat yakni setelah Maret. Imbal hasil US Treasury AS bertenor 10 tahun menyentuh level tertinggi dalam hampir dua tahun. Data inflasi AS pekan ini akan diawasi dengan ketat seiring meningkatnya kekhawatiran The Fed tentang tekanan harga yang tinggi. Pasar menghadapi peningkatan volatilitas karena investor bergulat dengan cara mengevaluasi aset karena likuiditas pandemi yang membantu mendorong ekuitas ke rekor tertinggi mulia ditarik. Pada saat yang sama, penyebaran varian Omicron menjadi ujian baru untuk kegiatan ekonomi. "The Fed AS perlu melangkah dengan hati-hati dalam menghapus akomodasi kebijakan. Hal itu tidak boleh terjadi terlalu cepat. Jika tidak, ini berisiko mengganggu rebound pertumbuhan ekonomi dan dapat menyebabkan taper tantrum lainnya," ujar Diana Mousina, ekonom senior AMP Capital dalam sebuah catatan yang dikutip Bloomberg. Di sisi lain, ekuitas China akan menjadi sorotan. Komisi Pengaturan Sekuritas China dikabarkan akan mengadopsi berbagai langkah untuk menghindari volatilitas dan tegas mencegah fluktuasi besar setelah saham mengalami awal terburuk selama setahun sejak 2016. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
[New post] Equity World | Harga Emas Diprediksi Bisa Tembus USD 2.100, Apa Sentimennya?
csequityjakarta posted: " Equity World | Gerak harga emas dan perak di 2021 membuat pelaku pasar kecewa. Di 2022 ini, pelaku pasar berharap harga emas dan perak bisa kembali berjaya. Mengutip Kitco, Senin (10/1/2022), harga emas di 2021 turun 3,6 persen dan membukukan penuruna"
|
Jumat, 07 Januari 2022
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| PT Equityworld | Pesona Emas Dunia Tergerus Usai Rilis Risalah The Fed Posted: 06 Jan 2022 05:34 PM PST PT Equityworld | Emas berjangka merosot tajam menjadi berada di bawah level psikologis USD1.800 pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Pelemahan terjadi setelah risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan dan memicu reli imbal hasil obligasi Pemerintah AS. Mengutip Antara, Jumat, 7 Januari 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, anjlok USD35,9 atau 1,97 persen menjadi USD1.789,20 per ons. Di pasar spot, emas juga merosot 1,2 persen menjadi USD1.788,25 per ons. Sehari sebelumnya, Rabu, 5 Januari, emas berjangka terangkat USD10,5 atau 0,58 persen menjadi USD1.825,10, setelah menguat USD14,5 atau 0,81 persen menjadi USD1.814,60 pada Selasa, 4 Januari. Serta jatuh sebanyak USD28,5 atau 1,56 persen menjadi USD1.800,10 pada Senin, 3 Januari. Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dirilis setelah penutupan pasar menunjukkan para pejabat telah membahas penyusutan kepemilikan aset bank sentral secara keseluruhan serta menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan untuk melawan inflasi. Prospek kenaikan suku bunga memberikan tekanan pada emas karena mengurangi selera investor terhadap logam safe haven yang tidak dikenakan bunga. "Titik fokus utama adalah jumlah kenaikan suku bunga dan seberapa agresif Fed akan melakukannya, yang telah menempatkan emas dalam posisi rentan," kata Analis Pasar Senior Oanda Ed Moya. "Jika pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah jauh lebih tinggi dalam jangka pendek, itu akan sangat mengganggu perdagangan emas," tambah Moya. Data ekonomi dirilis beragam Sementara itu, data ekonomi yang dirilis beragam. Institute for Supply Management (ISM) melaporkan Indeks Aktivitas Bisnis tercatat 67,6 persen pada Desember, turun tujuh poin persentase dibandingkan dengan angka 74,6 persen pada November. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS mencapai 207 ribu dalam pekan yang berakhir 1 Januari, lebih tinggi dari perkiraan pasar 195 ribu dan 7.000 lebih tinggi dari minggu sebelumnya. Sedangkan logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun sebanyak 98 sen atau 4,23 persen menjadi USD22,19 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman April turun USD41,2 atau 4,11 persen menjadi USD960,70 per ons. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |