csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Bursa saham Asia Pasifik tergelincir menyusul jejak Wall Street pada Selasa (5/10). Indeks acuan Nasdaq Composite jatuh lebih dari 2%. Melansir CNBC di Jepang, Nikkei 225 turun 2,25%, dengan saham Fast Retailing turun 3,6%. Sedan"
|
PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.
Senin, 04 Oktober 2021
Minggu, 03 Oktober 2021
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| Equityworld Futures | Senin Pagi, Mayoritas Saham Asia Pasifik Dibuka Menguat Posted: 03 Oct 2021 07:13 PM PDT Equityworld Futures | Mayoritas saham di kawasan Asia-Pasifik naik pada perdagangan Senin pagi setelah Merck mengumumkan pengobatan antivirus oral Covid baru yang mengurangi risiko rawat inap atau kematian. Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,65% sedangkan indeks Topix naik 0,78%. Kebangkitan Harga Emas Sudah di Depan Mata...? | Equityworld Futures Saham Australia melonjak, dengan S&P/ASX 200 naik 1,34%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,4% lebih tinggi. Pasar di China ditutup untuk sebagian besar minggu ini untuk liburan dan akan dibuka kembali pada hari Jumat. Pasar Korea Selatan juga ditutup pada hari Senin untuk liburan. Merck dan Ridgeback Biotherapeutics hari Jumat mengumumkan bahwa mereka telah mengembangkan obat yang mengurangi risiko rawat inap atau kematian sekitar 50% pada pasien Covid. Jika disahkan oleh badan pengawas, obat tersebut bisa menjadi obat antivirus oral pertama untuk Covid. Perusahaan berencana untuk mencari otorisasi darurat untuk pengobatan antivirus Covid setelah obat tersebut menunjukkan "hasil yang meyakinkan" dalam uji klinis. Mata Uang dan Minyak Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 93,948 setelah penurunan baru-baru ini dari di atas 94,4. Yen Jepang diperdagangkan pada 110,96 per dolar, lebih kuat dari level di sekitar 112 yang terlihat terhadap greenback minggu lalu. Dolar Australia berpindah tangan pada $0,7279 menyusul pemantulan akhir pekan lalu dari sekitar $0,72. Harga minyak lebih rendah di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,19% menjadi $79,13 per barel. Minyak mentah berjangka AS turun 0,26% menjadi $75,68 per barel. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
[New post] Equityworld Futures | Harga Emas Hari Ini, Senin 4 Oktober 2021, Terdorong Pelemahan Dolar AS
csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Harga emas berpotensi terdorong sentimen pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi AS. Pada perdagangan Senin (4/10/2021) pukul 07.58 WIB, harga emas spot naik 0,17 persen atau 2,93 poin menjadi US$1.763,91 per troy ounce. Harg"
|
Kamis, 30 September 2021
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| PT Equity World | Waspada, Ada 'Racun' yang Bakal Buat Harga Emas Pingsan! Posted: 30 Sep 2021 05:59 PM PDT PT Equity World | Harga emas dunia naik tajam pada perdagangan kemarin. Namun pagi ini, harga langsung turun lagi meski tipis saja. Kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup US$ 1.757,44/troy ons. Melonjak 1,82% dibandingkan hari sebelumnya. Wall Street tergelincir, S&P 500 catatkan kinerja bulanan terburuk sejak pandemi | PT Equity World Lalu pada Jumat (1/10/2021) pukul 05:22 WB, harga berada d US$ 1.755,36/troy ons. Turun tipis 0,12%. Harga sang logam mulia naik tajam merespons data ketenagakerjaan terbaru di Amerika Serikat (AS). Pada pekan yang berakhir 25 September 2021, klaim tunjangan pengangguran bertambah 11.000 dari minggu sebelumnya menjadi 362.000. Tidak sesuai dengan ekspektasi pasar, di mana konsensus pasar yang dihimpun Reuters memperkirakan jumlahnya turun menjadi 335.000. Data ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja sepertinya belum pulih betul dari dampak pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). Sepanjang jalan menuju penciptaan lapangan kerja maksimal (maximum unemployment) belum terlihat, maka bank sentral AS The Federal Reserve/The Fed mungkin saja tetap mempertahankan kebijakan moneter akomodatif. "Ada ketidakpastian soal kapan The Fed akan melakukan tapering (pengurangan pembelian surat berharga). Seperti diketahui, The Fed ingin pasar tenaga kerja yang kuat sebelum mengumumkan tapering," kata Robin Bhar, seorang konsultan independen, seperti dikutip dari Reuters. Selain itu, lanjut Bhar, emas juga kembali menjadi aset yang diburu pelaku pasar karena investor ingin melakukan lindung nilai (hedging) atas risiko percepatan laju inflasi di Negeri Paman Sam. Akan tetapi, kenaikan harga emas kemarin dinilai hanya riak kecil di tengah samudera koreksi harga emas. Ya, sepertinya masa depan harga emas masih suram, risiko penurunan sangat besar. Sebab meski klaim tunjangan pengangguran naik, tetapi rasanya cuma fenomena musiman. Klaim meningkat karena Negara Bagian California mengalihkan penerima Pandemic Emergency Unemployment Compensation (PEUC) yang berakhir pada 4 September 2021 ke Federal State Extended Duration. Tunjangan ini adalah tambahan dari yang diberikan pemerintah, penerima akan mendapatkan tambahan bernilai satu minggu bantuan. Alhasil, banyak yang mengklaim tunjangan tersebut sehingga terjadi distorsi. "Jadi rasanya peningkatan klaim tunjangan pengangguran secara nasional tidak terlalu mengkhawatirkan. Itu hanya disebabkan oleh kejadian di California, ujar Ryan Sweet, Ekonom Senior Moody's Analytics, sebagaimana diwartakan Reuters. Oleh karena itu, pasar tetap meyakini bahwa The Fed akan memulai tapering pada November 2021 alias bulan depan. Tidak lama lagi, pasokan dolar AS akan berkurang, tidak akan semelimpah sekarang, karena The Fed mengurangi 'dosis' pembelian aset. Hasilnya, nilai tukar dolar AS sepertinya bakal menguat. "Keperkasaan dolar AS yang diiringi oleh kenaikan yield (imbal hasil) oblgasi adalah racun bagi emas. Dalam waktu dekat, ada risiko harga akan turun mungkin sampai ke US$ 1.700/troy ons," sebut riset Commerzbank. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
[New post] PT Equity World | Wall Street Ambruk, Terburuk Sejak Pandemi
csequityjakarta posted: " PT Equity World | Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup ambruk pada perdagangan waktu setempat (Jumat WIB). Tiga indeks utama kompak melemah dan mencatatkan kinerja terburuk sejak pandemi covid-19 dinyatakan muncul pada Maret tahun lalu. "
|