Rabu, 14 Juli 2021

[New post] Equityworld Futures | Gain Bursa Wall Street 14 Juli Tidak Merata, Hanya Nasdaq Yang Melemah

csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Gain Bursa Wall Street 14 Juli Tidak Merata, Hanya Nasdaq Yang Melemah Equityworld Futures | Bursa saham Wall Street berhasil cetak gain meski moderat pada perdagangan yang berakhir Kamis dinihari WIB (15/7/2021). Mayoritas indek"

Selasa, 13 Juli 2021

[New post] Equityworld Futures | Harga emas hari ini di Pegadaian, Rabu 14 Juli 2021

csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Harga emas hari ini di Pegadaian, Rabu 14 Juli 2021 Equityworld Futures | Pada Rabu (14/7/2021), harga emas untuk logam mulia Antam ukuran 1 gram di Pegadaian mengalami penurunan Rp 4.000 dibanding hari Selasa (13/7/2021). Men"

Senin, 12 Juli 2021

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equityworld Futures | Wall Street melesat, tiga indeks utama cetak rekor penutupan tertinggi

Posted: 12 Jul 2021 07:57 PM PDT

 Equityworld Futures | Wall Street melesat, tiga indeks utama cetak rekor penutupan tertinggi

Equityworld Futures | Wall Street ditutup pada level tertinggi pada sesi perdagangan sebelumnya. Keperkasaan tiga indeks utama terangkat oleh saham Tesla dan sektor perbanakan karena investor mengamati awal musim pelaporan pendapatan kuartal kedua dan sejumlah data ekonomi.
Senin (12/7), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,36% ke 34.996,18 poin, indeks S&P 500 pun menguat 0,35% menjadi 4.384,63 dan indeks Nasdaq Composite bertambah 0,21% ke level 14.733,24.
Indeks sektor keuangan, layanan komunikasi, dan real estat pada indeks S&P 500 masing-masing naik lebih dari 0,8%.
Pada sesi ini, saham Tesla melesat lebih dari 4% dan menjadi kontributor utama untuk penguatan indeks S&P 500 dan Nasdaq.
Saham Tesla melaju karena pernyataan CEO Elon Musk di pengadilan yang menegaskan bahwa dia tidak mengendalikan Tesla, dan dia tidak menikmati keuntungan saat perusahaan kendaraan listrik itu melakukan akuisisi terhadap SolarCity pada tahun 2016.
Sementara itu, indeks perbankan pada indeks S&P 500 naik 1,3% menjelang laporan pendapatan kuartalan dari perbankan besar yang digelar minggu ini. Goldman Sachs dan JPMorgan diperkirakan akan melaporkan kinerja pada Selasa (13/7).

Tak ayal, saham JPMorgan Chase pun naik lebih dari 1% dan Goldman Sachs menguat lebih dari 2%. Hal tersebut berhasil mendorong kenaikan pada indeks Dow Jones.
Investor akan mengamati dengan cermat laporan kuartalan untuk petunjuk awal tentang berapa lama pemulihan ekonomi AS dapat berlangsung, dengan laba per saham kuartal yang berakhir bulan Juni untuk perusahaan S&P 500 diperkirakan akan naik 66%, menurut data IBES dari Refinitiv.
Indeks S&P 500 telah reli sekitar 17% sepanjang tahun ini, dengan beberapa investor mempertanyakan berapa lama reli Wall Street dapat bertahan dan khawatir tentang potensi penurunan.


Harga Emas Hari Ini, Selasa 13 Juli 2021, Pantau Data Inflasi AS | Equityworld Futures



"Musim pendapatan akan disambut dengan hangat sebagai kesempatan untuk mengkonfirmasi bias yang ada," kata Mike Zigmont, Head of Trading and Research Harvest Volatility Management di New York.
"Bahkan jika perkiraan tidak secerah yang diharapkan oleh sebagian besar bullish, itu semua akan dirasionalisasikan," tambah Zigmont.
Fokus minggu ini juga akan pada serangkaian laporan ekonomi, termasuk data inflasi utama Amerika Serikat (AS) dan penjualan ritel. Selain itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan muncul di hadapan Kongres pada hari Rabu (14/7) dan Kamis (15/7) untuk menjelaskan pandangan tentang inflasi.
Di sisi lain, investor telah khawatir tentang inflasi yang lebih tinggi dan penyebaran varian virus corona Delta dalam beberapa sesi terakhir, dengan para pedagang terombang-ambing antara preferensi untuk saham bernilai ekonomi dan nama-nama pertumbuhan teknologi.

[New post] Equityworld Futures | Harga emas Antam turun Rp 4.000 menjadi Rp 946.000 per gram pada hari ini (13/7)

csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Harga emas Antam turun Rp 4.000 menjadi Rp 946.000 per gram pada hari ini (13/7) Equityworld Futures | Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Selasa (13/7). Mengutip"

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equityworld Futures | Harga Emas Tembus USD 1.800 per Ounce, Mampu Terus Melambung?

Posted: 11 Jul 2021 05:36 PM PDT

 Equityworld Futures | Harga Emas Tembus USD 1.800 per Ounce, Mampu Terus Melambung?

Equityworld Futures | Harga emas mampu mengakhiri perdagangan pada pekan lalu di atas USD 1.800 per ounce. di pekan ini, harga emas diperkirakan bisa melanjutkan penguatan karena beberapa sentimen yang mendukung.

Sebagian besar analis komoditas di Wall Street yang turut serta dalam survei mingguan Kitco menyatakan bahwa periode konsolidasi harga emas etelah aksi jual pada Juni kemarin akan segera berakhir. Namun memang, Investor harus lebih berhati-hati karena masih ada beberapa tekanan.

Sentimen yang mampu menekan harga emas antara lain Bank Sentral Eropa yang mengubah target inflasi menjadi rata-rata 2 persen dalam jangka menengah, penurunan suku bunga Bank of China, dan imbal hasil obligasi yang turun tajam.

"Harga emas mampu bertahan di atas USD 1.800 per ounce, tetapi belum ada sentimen kuat untuk mendukung kenaikan harga yang lebih tinggi lagi," tutur kepala riset komoditas Commerzbank, Eugen Weinberg. dikutip dari Kitco, Senin (12/7/2021).


Rekomendasi Mingguan Emas 12 – 16 Juli 2021: Berpotensi Naik ditengah Naiknya Covid – 19 | Equityworld Futures



Weinberg menambahkan, harga emas mungkin harus berkonsolidasi pada level saat ini sebelum kembali melanjutkan bullish atau penguatan.

"Saya pikir ini hanya masalah waktu sebelum harga emas mulai bergerak lebih tinggi. Saya pikir kita bisa melihat emas bergerak tersenggol sentimen Bank Sentral Eropa. Saya hanya tidak tahu kapan itu akan terjadi," katanya.

Minggu ini 16 analis Wall Street berpartisipasi dalam survei emas Kitco News. Sebanyak 12 analis atau 75 persen memperkirakan harga emas naik. Analis yang menyatakan bearish dan netral masing-masing mengumpulkan dua suara atau 12,5 persen.

Sementara itu, 902 suara diberikan dalam jajak pendapat Main Street online. Dari jumlah tersebut, 550 responden atau 61 persen memperkirakan emas akan naik minggu depan. Sedangkan 178 lainnya atau 20 persen mengatakan lebih rendah. Di luar itu 174 pemilih atau 19 persen netral.



Kepala analis Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, pada pekan ini harga emas masih akan bullish. Namun tetap perlu diwaspadai karena banyak investor yang mulai mengambil liburan musim panas.

"Meskipun kinerja semua pasar emas lesu, saya masih berpikir harga bisa naik lebih tinggi. Ada cukup alasan untuk percaya bahwa risiko condong ke sisi atas untuk emas," katanya.

Hansen mengatakan meskipun dia yakin harga emas akan bullish tetapi dirinya tidak akan membeli secara agresif.

Analis ABC Bullion Nicholas Frappell mengatakan, harga emas bisa menyentuh USD 1.820 per ounce selama harga tetap di atas support USD 1.790 per ounce.

"Harga emas masih dalam fase konsolidasi setelah penurunan baru-baru ini. Tetapi mulai diperdagangkan secara konstruktif, menunjukkan pemulihan," katanya.

Berbeda, Direktur Pelaksana Bannockburn Global Forex Marc Chandler mengatakan, harga emas bakal bearish di pekan ini karena imbal hasil obligasi tampaknya terlalu berlebihan di sisi negatif.