Selasa, 02 Juni 2020

[New post] Equityworld Futures | Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini 2 Juni 2020

csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini 2 Juni 2020 Equityworld Futures | Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Selasa (2/6/2020), berada di posisi yang lebih tinggi daripada hari perdagangan sebelumnya dan "

[New post] Equityworld Futures | Naik Rp 6.000, Ini Harga Emas Antam Terkini

csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Naik Rp 6.000, Ini Harga Emas Antam Terkini Equityworld Futures | Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Selasa (2/6/2020) berada di angka Rp 920.000 per gram. Angka tersebut naik Rp 6.000 jika dibandingkan harga"

Minggu, 31 Mei 2020

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equityworld Futures | Harga Emas Naik Hampir 3% Selama Mei, Hari Ini Lanjut Lagi?

Posted: 31 May 2020 07:21 PM PDT

Equityworld Futures | Harga Emas Naik Hampir 3% Selama Mei, Hari Ini Lanjut Lagi?
Harga Emas Antam Hari ini Relatif Stabil | Analisa Aceh

Equityworld Futures | Harga emas dunia di perdagangan pasar spot menguat pagi ini. Pelemahan dolar AS membuka jalan bagi kenaikan harga sang logam mulia.

Pada Senin (1/6/2020) pukul 07:47 WIB, harga emas berada di US$ 1.735,5/troy ons. Naik 0,53% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.

Harga emas melanjutkan tren kenaikan yang terjadi bulan lalu. Sepanjang Mei, harga emas naik 2,75% point-to-point.

Pagi ini, dolar AS bergerak melemah. Pada pukul 07:52 WIB, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) terkoreksi 0,18%.

Harga emas dan dolar AS punya hubungan terbalik. Kala dolar AS melemah, harga emas justru naik. Ini karena emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS, sehingga kala mata uang Negeri Paman Sam melemah maka emas menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas naik, harga pun melejit.

Depresiasi dolar AS tidak lepas dari risk appetite investor yang sedang membuncah. Soalnya, ada harapan ekonomi dunia akan bangkit setelah dihajar habis-habisan oleh pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).

Seiring melambatnya penularan virus yang bermula dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China itu, semakin banyak negara yang melonggarkan pembatasan sosial (social distancing). Terbaru adalah Australia.

Mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah pasien positif corona di Down Under per 31 Mei adalah 7.185 orang. Bertambah 12 orang (0,17%) dibandingkan posisi hari sebelumnya.



Meski Sempat Turun, Tren Harga Emas Diprediksi Tetap Naik | Equityworld Futures



Meski masih ada penambahan kasus baru, tetapi jumlahnya relatif terkendali. Sejak 12 April, persentase pertumbuhan kasus corona di Australia terjaga di bawah 1%.

Reuters melaporkan, kafe dan restoran di Negara Bagian New South Wales sudah boleh dibuka lagi dengan kapasitas maksimal 50 kursi. Selain itu, warga sudah boleh mengadakan upacara pemakaman dengan jumlah peziarah paling banyak 20 orang. Kemudian di Sydney, kebun binatang Taronga, perpustakaan, dan museum seni sudah dibuka untuk umum.

Perlahan tetapi pasti, masyarakat mulai bisa berkegiatan lagi setelah 'terkurung' di rumah selama berbulan-bulan. Ini membawa harapan akan ekonomi yang lebih baik.

Harapan ini membuat investor tidak lagi menganut prinsip cash is king. Situasi pasar yang kondusif membuat pemilik modal kembali berhasrat untuk masuk ke pasar keuangan, tidak lagi bermain sangat aman dengan memegang uang tunai.

Dinamika ini membuat dolar AS melemah. Buntut dari pelemahan dolar AS adalah kenaikan harga emas.


[New post] Equityworld Futures | Harga Emas Antam Hari Ini di Jakarta Pulo Gadung 31 Mei 2020 Tembus Rp914.000 Per Gram

csequityjakarta posted: " Equityworld Futures | Harga Emas Antam Hari Ini di Jakarta Pulo Gadung 31 Mei 2020 Tembus Rp914.000 Per Gram Equityworld Futures | Harga emas Antam 24 karat di Butik Logam Mulia Jakarta Pulo Gadung dijual mulai harga Rp914.000 per gram dalam perda"

Jumat, 29 Mei 2020

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equityworld Futures | Ketegangan AS-China dongkrak harga emas setelah jatuh tiga hari secara beruntun

Posted: 28 May 2020 11:04 PM PDT

Equityworld Futures | Ketegangan AS-China dongkrak harga emas setelah jatuh tiga hari secara beruntun

Equityworld Futures | Harga emas berjangka naik pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) setelah selama tiga hari berturut-turut jatuh, terangkat oleh meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China, namun memangkas keuntungan di sesi awal menyusul kenaikan di Wall Street.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik 1,5 dolar AS atau 0,09 persen, menjadi ditutup pada 1.728,30 dolar AS per ounce.

Emas berjangka melemah 1,4 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.726,8 dolar AS pada Rabu (27/5/2020), setelah jatuh 29,9 dolar AS atau 1,72 persen menjadi 1.705,60 dolar AS pada Selasa (26/5/2020), dan turun 8,20 dolar AS atau 0,47 persen menjadi 1.726,40 dolar AS pada Senin (25/5/2020).

"Ekuitas AS telah mendapat dukungan sepanjang hari," kata Phil Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago. Ia menambahkan banyak investor melikuidasi posisi emas mereka karena takut kehilangan perdagangan ekuitas.

Indeks utama Wall Street naik, didorong oleh kenaikan saham kesehatan dan teknologi.

Namun, harga emas didukung oleh tanda-tanda baru pukulan ekonomi dari virus corona, serta meningkatnya ketegangan AS-China dengan pemerintahan Trump mencari opsi untuk menghukum China atas pengetatan cengkeramannya terhadap Hong Kong.

"Kami melihat ketegangan meningkat antara AS dan China ... Kami melihat buih pasar masih dengan sekumpulan data ekonomi negatif dan itu jelas mendukung pasar emas," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Emas juga mendapat dukungan karena laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (28/5/2020), menempatkan klaim pengangguran awal pada 2,12 juta pekan lalu, angka yang sesuai dengan harapan, tetapi masih dekat level rekor tertinggi.

Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada hari yang sama menunjukkan produk domestik bruto mengalami penurunan sebesar lima persen pada kuartal pertama 2020, lebih buruk dari yang diperkirakan.


Harga Emas Hari Ini, Jumat 29 Mei 2020 | Equityworld Futures




Kekhawatiran tentang kemungkinan suku bunga negatif, sebuah ide yang dilayangkan oleh Presiden AS Donald Trump dalam cuitannya dalam beberapa pekan terakhir juga masih bertahan. Suku bunga negatif berarti inflasi, prospek yang mendukung emas.

"Kami telah menguji 1.700 dolar AS dan bangkit kembali, jadi kami menantikan pasar terus memperkirakan lebih banyak stimulus dari Federal Reserve dan bank-bank sentral lainnya," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Langkah-langkah stimulus besar cenderung mendukung emas, yang sering dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 21 sen atau 1,18 persen, menjadi ditutup pada 17,967 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 10 dolar AS atau 1,14 persen, menjadi menetap ada 868,1 dolar AS per ounce.