csequityjakarta posted: "Equity World| Naik Saat Minyak Minus, Harga Emas Hari Ini Dilibas Dolar AS Equity World | Semalam harga emas reli karena kejatuhan harga minyak mentah AS, tapi pagi ini harga emas melorot karena dilibas dolar greenback yang menguat. Pada perdagangan kem"
|
PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.
Selasa, 21 April 2020
Senin, 20 April 2020
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| Equity World | Wall Street Anjlok karena Harga Minyak Jatuh ke Level yang Belum Pernah Terjadi Posted: 20 Apr 2020 05:37 PM PDT Equity World | Wall Street Anjlok karena Harga Minyak Jatuh ke Level yang Belum Pernah Terjadi Equity World | Wall Street tertekan ke level terdalam dalam enam pekan. Investor gelisah karena harga minyak jatuh ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selain itu, beberapa kinerja emiten juga mengalami penurunan. Mengutip Bloomberg, Selasa (21/4/2020), Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 592,05 poin atau 2,44 persen ke level 23.650,44. Untuk S&P 500 juga melemah 51,40 poin atau 1,79 persen ke level 2.823,16. Sedangkan Nasdaq tertekan 89,41 poin atau 1,03 persen ke level 8.560,73. Saham Chevron dan Exxon memimpin kerugian dalam indeks blue-chip karena harga minyak berjangka AS berubah negatif untuk pertama kalinya, terutama karena akhir kontrak Mei memaksa penerimaan fisik pada saat kapasitas penyimpanan rendah. "Jika ada satu hal yang pasti tentang minyak adalah harganya yang sangat tidak dapat diprediksi, terutama karena harga benar-benar ditentukan di pasar berjangka," kata direktur E*Trade Financial Rick Swope. "Ketika berbicara tentang minyak, ekspektasi sering menentukan kenyataan." tambah dia. Emas berjangka "rebound" setelah tiga hari berturut-turut merosot | Equity World Setelah penutupan perdagangan, IBM melaporkan penurunan pendapatan di kuartal I 2020 dan menarik perkiraan labanya untuk tahun ini. Sementara itu, Kongres AS terus menegosiasikan RUU belanja baru untuk mengimbangi dampak pandemi Corona, dan muncul tanda-tanda bahwa New York telah melewati masa terburuk wabahnya. |
| PT Equityworld | Harga emas 24 karat Antam turun Rp 10.000 per gram hari ini, Senin 20 April 2020 Posted: 20 Apr 2020 12:36 AM PDT PT Equityworld | Harga emas 24 karat Antam turun Rp 10.000 per gram hari ini, Senin 20 April 2020 PT Equityworld | Harga emas 24 karat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk turun Rp 10.000 per gram pada Senin (20/4). Berikut tabel harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya, belum termasuk pajak. Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam pada Senin (20/4) berada di Rp 917.000. Harga emas Antam ini turun Rp 10.000 per gram dari harga Sabtu (18/4) di Rp 927.000. Adapun harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 816.000. Jika ditinjau dari 7 hari lalu (13 April 2020), harga emas Antam ini turun Rp -35.000 per gram dari harga sebelumnya Rp 952.000. Di Butik Emas Logam Mulia - Pulo Gadung, Jakarta, harga emas ukuran 0,5 gram adalah Rp 483.000. Adapun harga emas ukuran 2 gram dan 5 gram, masing-masing Rp 1.783.000 dan Rp 4.405.000. Harga Emas Hari Ini, 20 April 2020 | PT Equityworld Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram). Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
[New post] Equity World | Harga emas Tertekan Penguatan Dolar AS
csequityjakarta posted: "Equity World| Harga emas Tertekan Penguatan Dolar AS Equity World | Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari satu pekan pada penutupan perdagangan Senin karena dolar AS perkasa. Penguatan dolar AS ini karena investor cukup optimistis bahwa eko"
|
PT Equityworld | Lockdown Mulai Kendor & Obat Gilead, Bawa Wall Street Naik 3%
PT Equityworld | Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, berakhir dengan kinerja impresif pada perdangangan hari terakhir pekan ini. Rencana Pemerintah AS membuka secara bertahap kebijakan 'lockdown' menjadi semangat baru bagi investor untuk lebih optimistis melihat perekonomian.
Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 700 poin atau 3,0% ke level 24.242,49. Indeks S&P 500 naik 2,7% menjadi 2.874,56, sedangkan Nasdaq Composite Index naik 1,4% menjadi 8.650,14.
Analis menyebutkan ada sejumlah katalis positif, termasuk laporan penelitian yang menjanjikan tentang obat Gilead Sciences yang berhasil menyembuhkan pasien penderita virus corona (covid-19). Lalu ada juga kabar dari Boeing yang menyebutkan akan melanjutkan produksi pesawat komersial AS dan rilis rancangan kebijakan dari Gedung Putih untuk membuka kembali perekonomian.
Salah satu upaya bertahap membuka perekonomian dilakukan Gubernur Texas Greg Abbott. Ia mempebolehkan kembali toko dibuka kembali untuk mengirimkan barang ke mobil atau rumah pelanggan.
Namun Abbott mengatakan sekolah Texas akan tetap ditutup untuk sisa tahun ajaran 2019-2020.
TD Ameritrade, Kepala Strategi Pasar J.J. Kinahan memperingatkan investor untuk tidak mengharapkan pemulihan akan datang dengan cepat.
Sambut Kabar Obat Corona, Wall Street Dibuka Melesat 600 Poin | PT Equityworld
"Investor tampaknya optimis bahwa ada cahaya di ujung terowongan," kata Kinahan seperti dikutip dari AFP. "Namun investor harus berhati-hati, karena 'melanjutkan' mungkin lebih lambat dari yang diharapkan."
Ketiga indeks utama AS berakhir pekan ini lebih tinggi, mengabaikan data ekonomi yang mengerikan, termasuk lonjakan klaim pengangguran dan penurunan besar dalam penjualan ritel.
Saham Boeing melonjak 14,5% setelah mengumumkan akan mulai meningkatkan produksi di pabrik pesawat komersial negara bagian Washington, membawa kembali sekitar 27.000 pekerja.
Demikian pula saham Gilead melonjak 9,7% setelah laporan berita tentang penelitian yang menjanjikan tentang obat antivirus dari pembuat obat yang sedang diuji untuk mengobati virus corona.
Sementara itu, saham Apple turun 1,4% menyusul penurunan peringkat dari Goldman Sachs, yang memperkirakan permintaan iPhone lemah karena perlambatan ekonomi.
[New post] PT Equityworld | Nyungsep Lagi! Harga Emas Antam Melorot ke Rp 868.000/gram
csequityjakarta posted: "PT Equityworld| Nyungsep Lagi! Harga Emas Antam Melorot ke Rp 868.000/gram PT Equityworld | Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Senin ini (20/4/2020) turun 1,14% sebesar Rp 10.000 menjadi Rp 868.000/gram, dari h"
|
Kamis, 16 April 2020
Equityworld Futures Jakarta SSC
Equityworld Futures Jakarta SSC |
| PT Equityworld | Saham Hong Kong ditutup dengan penurunan (Review) Posted: 16 Apr 2020 05:36 PM PDT PT Equityworld | Saham Hong Kong ditutup dengan penurunan (Review) PT Equityworld | Saham Hong Kong berakhir turun pada hari Kamis pasca isyarat negatif dari Wall Street dan dengan kekhawatiran investor tentang dampak ekonomi yang berkelanjutan dari pandemi coronavirus. Indeks Hang Seng turun 0,58 persen, atau 138,89 poin, ditutup pada level 24.006,45. Indeks Shanghai Composite China naik 0,31 persen, atau 8,76 poin, ditutup pada level 2.819,94. Dan Indeks Komposit Shenzhen, yang menelusuri saham di bursa kedua China, berakhir 0,48 persen, atau 8,26 poin, lebih tinggi pada level 1.744,39. Wall Street Menguat di Tengah Pelemahan Ekonomi AS Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street berakhir lebih tinggi meskipun data ekonomi menunjukkan kesuraman, saat Presiden Donald Trump berjanji untuk terus dengan keinginannya membuka kembali perekonomian negaranya. Melansir laman AFP, Dow Jones Industrial Average bertambah 0,1 persen menjadi 23.537,68. Sementara indeks S&P 500 naik 0,6 persen menjadi 2.799,55. Sedangkan Nasdaq Composite Index melonjak 1,7 persen menjadi 8.532,36. Pada pekan lalu, sebanyak 5,2 juta pekerja AS mengajukan tunjangan pengangguran. Sehingga total dalam 4 minggu menjadi 22 juta orang mengajukan, usai beberapa wilayah AS mengambil langkah lockdown untuk mencegah penyebaran Virus Corona. Sementara data perumahan AS mulai turun 22,3 persen pada Maret, sementara izin untuk konstruksi turun 6,8 persen, menurut data Biro Sensus. Menurut analis, laporan terbaru ini melukiskan gambaran gelap prospek ekonomi AS yang tidak terduga. "Pasar sedang melihat ke depan, dan memahami ini adalah apa yang harus kita tangani, dan berharap untuk setidaknya upaya untuk membuka perekonomian," kata Quincy Krosby, Kepala Strategi Pasar untuk Prudential Financial. Melalui akun twitternya, Trump diharapkan bisa menguraikan berbagai langkah untuk membawa ekonomi AS kembali bergerak. "Kami mendapatkan panggilan yang sangat produktif, di mana para pemimpin setiap sektor ekonomi berupaya penuh membuat Amerika kembali bekerja, dan seterusnya." Tetapi para pemimpin bisnis mengatakan pengujian obat virus corona sangat penting sebelum mendorong ekonomi dapat bergerak secara signifikan menuju normal. S&P dilaporkan mengurangi prospek ekonomi AS dengan memproyeksikan terjadi kontraksi sebesar 5,3 persen pada 2020, lebih buruk dari penurunan sebelumnya sebesar 1,3 persen. Harga Emas Global Diramal Tembus US$ 1.800/oz, Siap Borong? | PT Equityworld "Pemulihan akan bertahap karena kekhawatiran akan berlarut-larut dan jarak sosial terus berlanjut, tetapi kami memperkirakan perekonomian akan setidaknya sebagian dibuka kembali pada kuartal ketiga," kata Beth Ann Bovino, Kepala Ekonom AS untuk S&P Global Economics. Saham Netflix tercatat melonjak 2,9 persen menyusul catatan dari Goldman Sachs, yang mengangkat target harganya dan memperkirakan perusahaan streaming ini akan memiliki rekor penambahan pelanggan dari konsumen yang terpaksa tinggal di rumah. Namun kondisi berbeda bari perusahaan-perusahaan yang terkait dengan minyak bumi yang justru terpuruk. Saham Apache dan Halliburton jatuh lebih dari empat persen, sementara maskapai penerbangan juga turun tajam, bersama dengan Boeing, yang kehilangan 8,1 persen. |
| PT Equityworld | Harga Ambles 3 Hari, Ternyata Ini Penyebab Emas Antam Memudar Posted: 16 Apr 2020 12:18 AM PDT PT Equityworld | Harga Ambles 3 Hari, Ternyata Ini Penyebab Emas Antam Memudar PT Equityworld | Harga emas yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam dalam 3 hari perdagangan terakhir membukukan penurunan 1% atau sebesar Rp 9.000/gram menjadi Rp 894.000/gram pada Rabu ini (15/4/2020) dari Senin (13/4) Rp 903.000/gram. Harga ini adalah acuan untuk emas 100 gram. Sementara khusus harga 1 gram emas Antam sempat mencapai rekor baru di Rp 963.000/gram yang tercatat pada tanggal 7 April 2020 lalu. Jika merujuk dari harga 1 gram Rp 943.000 hingga Rabu ini, harga emas Antam telah anjlok 2,07% sebesar Rp 20.000/gram dari rekor harga tersebut. Adapun pada Senin pekan ini, harga 1 gram emas di level Rp 952.000, mengacu data situs logammulia milik Antam. Artinya dalam 3 hari, hanya sekali emas Antam naik yakni di Senin sebesar Rp 1.000/gram, sementara Selasa dan Rabu ini melorot. Timbul pertanyaan, kenapa harga emas Antam bisa turun mengingat sebagai aset safe haven mestinya harga emas berada pada tren penguatan di tengah pandemi virus corona yang semakin meluas. Apalagi harga emas global juga dalam tren positif di tengah kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global yang diprediksi menuju jurang resesi. Salah satu sentimen yang hari ini mewarnai pasar keuangan dan pasar saham dalam negeri ialah kabar terbaru dari Dana Moneter Internasional (IMF). Ramalan terbaru IMF bertajuk 'The Great Lockdown' menyatakan bahwa ekonomi global bakal mengalami kontraksi tajam hingga minus 3% di tahun ini, jauh lebih buruk sejak krisis keuangan yang terjadi di 2008-2009. "Virus corona dan upaya negara-negara untuk mengendalikannya telah menempatkan ekonomi global pada jalur resesi terburuk sejak Depresi Hebat (Great Depression)," kata Gita Gopinath, Kepala Ekonom IMF, Selasa (14/4), dilansir CNBC International. "[Upaya menangani virus corona ini] dapat menelan kerugian kumulatif US$ 9 triliun dalam kegiatan ekonomi selama tahun 2020 dan 2021, lebih besar dari ukuran ekonomi Jepang dan Jerman jika digabungkan," tegas Gita. 'Terpapar' sentimen IMF ini, harga emas dunia di pasar spot justru menikmati keuntungan. Harga emas spot dunia sejak 7 April hingga penutupan perdagangan Selasa (14/4) justru meroket 4,81% menjadi sebesar US$ 1.727,7/troy ons, mengacu data Refinitiv. Seharusnya ketika harga emas dunia melonjak, harga emas Antam bisa mengikutinya, tetapi ini malah sebaliknya. Harga Emas Hari Ini, Kamis 16 April 2020 | PT Equityworld Kok bisa? Salah satu penyebabnya ialah, ketika harga emas dunia melonjak alias menguat, ternyata mata uang Garuda juga mengalami penguatan sejak 7 April ketika berada di level Rp 16.125/US$. Jadi jika dihitung-hitung hingga penutupan perdagangan Rabu ini, rupiah sudah menguat 3,69% sebesar Rp 575/US$ yang sekarang berada di level Rp 15.550/US$. Mari kita hitung lebih lanjut. Sebelum menghitung kita harus mengetahui beberapa konsep dasar. Harga yang tertera adalah dalam satuan US$ dengan berat troy ons pada harga emas dunia. Kita harus mengubah berat troy ons ke satuan berat gram. Dari satuan berat gram baru kita konversi nilai US$ tersebut ke rupiah. 1 troy ons ekuivalen atau sama dengan 31,1034768 gram (Untuk kemudahan kita ambil angka 31,1 gram). Jadi, jika harga emas dunia di pasar spot per hari ini pukul 15:30 WIB yang berada di level US$ 1.713/troy ons dibagi dengan 31,1, maka didapat US$ 55,08 per gram. Nah, harga emas dunia per gram ini kita kalikan dengan nilai tukar rupiah saat ini di Rp 15.550/US$ hasilnya adalah Rp 856.500/gram. Padahal saat ini harga emas Antam per 1 gramnya berada di Rp 943.00/gram jauh lebih tinggi dari harga seharusnya. Oleh sebab itu, bukan karena aset safe haven yang satu ini kehilangan kinclongnya, melainkan ada faktor nilai tukar rupiah yang menguat 3,69% terhadap dolar AS. |
| You are subscribed to email updates from Equityworld Futures Jakarta SSC. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |