Kamis, 13 Februari 2020

[New post] PT Equityworld | Hari Ini Harga Emas Antam Naik Rp 3.000, Jadi Berapa?

csequityjakarta posted: "PT Equityworld | Hari Ini Harga Emas Antam Naik Rp 3.000, Jadi Berapa? PT Equityworld | Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Jumat (14/2/2020) berada di angka Rp 777.000 per gram. Angka tersebut naik Rp 3.000 jika dibandingkan harga em"

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equity World | Wall Street Cetak Rekor, Bursa Saham Asia ke Zona Hijau

Posted: 12 Feb 2020 11:17 PM PST

Equity World | Wall Street Cetak Rekor, Bursa Saham Asia ke Zona Hijau

Equity World | Mayoritas bursa saham utama kawasan Asia mengawali perdagangan keempat di pekan ini, Kamis (13/2/2020), di zona hijau.

Pada pembukaan perdagangan, indeks Shanghai naik 0,01%, indeks Hang Seng menguat 0,47%, indeks Straits Times terapresiasi 0,21%, dan indeks Kospi bertambah 0,33%.

Bursa saham Benua Kuning sukses mengekor jejak Wall Street yang ditutup menguat pada perdagangan kemarin, Rabu (12/2/2020). Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones naik 0,94%, indeks S&P 500 menguat 0,65%, dan indeks Nasdaq Composite terapresiasi 0,9%.

Ketiga indeks saham acuan di AS tersebut ditutup di level tertinggi sepanjang masa.

Rilis data ekonomi yang menggembirakan masih menjadi faktor yang memantik aksi beli di bursa saham AS. Menjelang akhir pekan kemarin, penciptaan lapangan kerja periode Januari 2020 (di luar sektor pertanian) versi resmi pemerintah AS diumumkan sebanyak 225.000, jauh di atas ekspektasi yang sebanyak 163.000, seperti dilansir dari Forex Factory.

Rilis data ekonomi yang menggembirakan tersebut memberikan harapan bahwa laju perekonomian AS akan membaik di tahun 2020.

Belum lama ini, pembacaan awal atas angka pertumbuhan ekonomi AS periode kuartal IV-2019 diumumkan di level 2,1% (QoQ annualized), sesuai dengan konsensus yang dihimpun oleh Dow Jones.

Untuk keseluruhan tahun 2019, perekonomian AS hanya tumbuh 2,3%, menandai laju pertumbuhan terlemah dalam tiga tahun. Untuk diketahui, pada tahun 2017 perekonomian AS tumbuh sebesar 2,4%, diikuti pertumbuhan sebesar 2,9% pada tahun 2018.

Laju pertumbuhan tersebut juga berada di bawah target yang dipatok oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Pasca resmi memangkas tingkat pajak korporasi dan individu pada tahun 2017, Gedung Putih memproyeksikan pertumbuhan ekonomi untuk setidaknya berada di level 3%.


Equity World



Harga Emas Dunia Naik Akibat Virus Corona, Logam Mulia Antam Stabil | Equity World


Di sisi lain, terus meluasnya infeksi virus Corona menjadi sentimen negatif yang membayangi perdagangan di bursa saham kawasan regional.

Virus Corona sendiri merupakan virus yang menyerang sistem pernafasan manusia. Gejala dari paparan virus Corona meliputi batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan demam, seperti dilansir dari CNN International.

Berpusat di China, kasus infeksi virus Corona juga dilaporkan telah terjadi di negara-negara lain. Melansir publikasi Johns Hopkins, hingga kini setidaknya sebanyak 28 negara telah mengonfirmasi terjadinya infeksi virus Corona di wilayah mereka.

China, Hong Kong, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, AS, Vietnam, Prancis, Jerman, Inggris, Nepal, dan Kanada termasuk ke dalam daftar negara yang sudah melaporkan infeksi virus Corona.

Melansir CNBC International, hingga kemarin sebanyak 1.310 orang di provinsi Hubei telah meninggal akibat infeksi virus Corona, dengan jumlah kasus mencapai lebih dari 48.000.

Rabu, 12 Februari 2020

[New post] Equity World | Wall Street Cetak Rekor, Bursa Saham Asia Kompak Naik

csequityjakarta posted: "Equity World | Wall Street Cetak Rekor, Bursa Saham Asia Kompak Naik Equity World | Seluruh bursa saham utama kawasan Asia kompak menutup perdagangan ketiga di pekan ini, Rabu (12/2/2020), di zona hijau. Pada penutupan perdagangan, indeks Nikkei naik 0,"

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equity World | Maaf Saudara, The Fed Belum Tertarik Obral Insentif ke Pasar

Posted: 11 Feb 2020 10:33 PM PST

Equity World | Maaf Saudara, The Fed Belum Tertarik Obral Insentif ke Pasar

Equity World | Pelaku pasar nasional kemarin belum yakin melangkah ke pasar saham, tapi lebih bernyali masuk ke pasar obligasi, sehingga permintaan lelang menembus rekor tertinggi baru. Kini, kekhawatiran virus corona cenderung mereda, karena tingkat penyebaran virus asal Wuhan itu terlihat melambat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (11/2/2020) ditutup menguat hanya 2 poin (0,04%) ke 5.954. Transaksi terbilang sepi dengan nilai hanya Rp 4,8 triliun, jauh lebih rendah dari rata-rata nilai harian sepekan sebelumnya yang mencapai Rp 6,8 triliun.

Di tengah masih jiper-nya pelaku pasar domestik, investor asing sudah mengambil posisi terlebih dahulu dengan membukukan beli bersih (net buy) di pasar reguler senilai Rp 228,69 miliar kemarin meski catatan di pasar non reguler (pasar negosiasi maupun tunai) masih terhitung net sell sebesar Rp 2,49 miliar.

Saham-saham yang banyak diburu asing di pasar reguler adalah PT Bank Mandiri Tbk/BMRI (Rp 203,55 miliar), PT Telekomunikasi Indonesia/TLKM (Rp 63,87 miliar), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk/BBRI (Rp 62,42 miliar), PT Bank Central Asia Tbk/BBCA (Rp 56,05 miliar).

Di sisi lain, rupiah juga mengakhiri perdagangan di jalur hijau dengan menguat 0,22% ke Rp 13.660 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot. Pada sesi pagi, investor sempat ragu memegang rupiah hingga kurs Mata Uang Garuda ini stagnan di level Rp 13.690/US$.


Equity World



Siap-siap! Emas Dunia Tembus US$ 2.080/Oz, Emas Antam Ikutan? | Equity World



Kecuali yen Jepang, semua mata uang utama Asia menguat melawan dolar AS kemarin. Artinya, sentimen pelaku pasar membaik. Yen merupakan mata uang yang menyandang status aset aman (safe haven) yang biasanya menguat ketika sentimen pelaku pasar memburuk, begitu juga sebaliknya.

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang pemerintah bertenor 10 tahun melemah ke 6,58%, dibandingkan dengan posisi sehari sebelumnya di level 6,592%. Pelemahan yield mengindikasikan bahwa harga sedang naik karena keduanya bergerak berlawanan arah.

Gairah investor di pasar pendapatan tetap fixed income itu terlihat dari permintaan dalam lelang rutin surat berharga syariah negara (SBSN/sukuk negara) yang tembus Rp 69,57 triliun, kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, melampaui rekor tertinggi permintaan lelang sukuk pada 2019 dan 2018.

Rilis Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu menunjukkan nilai permintaan peserta lelang itu masih lebih tinggi dari rekor tertinggi lelang sukuk negara 2019 senilai Rp 40,19 triliun dan rekor tertinggi lelang SBSN 2018 senilai Rp 32,27 triliun.

Selasa, 11 Februari 2020

[New post] Equity World | Dua Indeks Utama AS Kembali Sentuh Rekor Tertinggi Baru

csequityjakarta posted: "Equity World | Dua Indeks Utama AS Kembali Sentuh Rekor Tertinggi Baru Equity World | Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite naik tipis pada perdagangan Selasa waktu setempat. Wall Street menambah rekor penutupan tertinggi baru karena investor mencerna "

Equityworld Futures Jakarta SSC

Equityworld Futures Jakarta SSC


Equity World \ Korban Tewas Corona 1.000 Lebih, Harga Emas Antam Melesat!

Posted: 11 Feb 2020 01:59 AM PST

Equity World \ Korban Tewas Corona 1.000 Lebih, Harga Emas Antam Melesat!

Equity World | Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 1.000 (0,14%) pada perdagangan Selasa ini (11/2/2020) menjadi Rp 727.000 per gram, dari Rp 726.000/gram Senin kemarin seiring dengan semakin mencekamnya ancaman dari virus corona Wuhan yang korban tewasnya sudah tembus 1.000 orang.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat menjadi Rp 72,7 juta dari harga kemarin Rp 72,6 juta per batang.

Naiknya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang naik kemarin karena kembalinya kekhawatiran pasar akibat virus corona Wuhan.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik Rp 2.000/gram hari ini menjadi Rp 692.000/gram dari Rp 690.000/gram kemarin.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.571,9 per troy ounce (oz), naik 0,13% dari US$ 1.569,9/oz pada hari sebelumnya. Hari ini, harga emas di pasar spot masih turun 0,2% menjadi US$ 1.568,8/oz.

Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Equity World



Virus Korona 'Suntik' Harga Emas ke Level Tertinggi | Equity World


Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.